Turun Tipis, Puradelta (DMAS) Cetak Laba Atribusi Rp 1,20 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan penurunan tipis laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 1,20 triliun tahun 2023, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya Rp 2,17 triliun. Raihan tersebut menjadikan laba per saham perseroan turun tipis dari Rp 25,26 menjadi Rp 25,10 per saham.
Manajemen Puradelta (DMAS) dalam rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, Rabu (6/3/2024), menyebutkan realisasi laba tersebut didukung pendapatan usaha perseroan mencapai Rp 1,92 triliun tahun 2023, dibandingkan tahun 2022 senilai Rp 1,93 triliun.
Baca Juga
Moderat! Puradelta (DMAS) Bidik Marketing Sales Rp 1,81 Triliun di 2024
Begitu juga dengan laba usaha turun tipis dari Rp 1,17 triliun menjadi Rp 1,07 triliun. Penurunan tipis tersebut dipengaruhi atas peningkatan beban usaha dari Rp 198,42 miliar menjadi Rp 247,60 miliar.
Sedangkan faktor penopang laba bersih yang lebih tinggi, dibandingkan dengan laba usaha berasal dari kenaikan pendapatan bunga dari Rp 22,52 miliar menjadi Rp 38,17 miliar. Beban bunga juga turun dari Rp 53,58 miliar menjadi Rp 26,60 miliar. Perseroan juga mencatatkan keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain adri Rp 91,64 miliar menjadi Rp 151,65 miliar.
Sebaliknya total aset perseroan mencatatkan kenaikan dari sebelumnya Rp 6,62 triliun menjadi Rp 6,71 triliun sampai akhir 2023. Adapun jumlah liabilitas turun dari Rp 898,76 miliar menjadi Rp 838,11 miliar.
Puradelta (DMAS) merupakan pengembangan Kota Deltamas yang memfokuskan pada pengembangan kawasan industry Greenland International Industrial Center (GIIC) di Cikarang Pusat.
DMAS merupakan perusahaan yang dikembangkan Sinar Mas Land bekerja sama dengan Sojitz Corporation. Sinar Mas Land melalui PT Sumber Arusmulia bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 57,28% saham DMAS dan Sojitz Corporation menguasai 25% saham. Sedangkan sisanya pemegang saham publik.
Baca Juga
Moderat! Puradelta (DMAS) Bidik Marketing Sales Rp 1,81 Triliun di 2024
Sebelumnya, manajemen Puradelta (DMAS) telah mematok menargetkan peningkatan penjualan marketing (marketing sales) properti menjadi Rp 1,81 triliun tahun 2024. Penyumbang utama diharapkan berasal dari penjualan lahan industry.
Tahun lalu, perseroan berhasil mencatatkan marketing sales senilai Rp 1,87 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari target awal senilai Rp 1,80 triliun. Penyumbang utama berasal dari penjualan segmen industry, komersial, dan hunian senilai Rp 1,54 triliun.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS Tondy Suwanto emngatakan, target marketing sales tersebut didasarkan beberapa pertimbangan. “Target marketing sales tersebut merupakan konservatif yang moderat, jika dibandingkan raihan tahun 2023,” ungkapnya.

