IHSG Ditutup Naik 0,50%, Saham JAYA, SCNP, hingga KAQI Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2/2026), ditutup naik 41,4 poin (0,50%) menjadi 8.322. Rentang pergerakan 8.259-8.373 dengan nilai transaksi Rp 22,64 triliun.
Penguatan ini didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor industri 2,21%, sektor konsumer primer 2,71%, sektor kesehatan 2,73%, sektor material dasar 1,03%, dan sektor energi 1,06%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, teknologi, dan transportasi.
Baca Juga
31 Perusahaan Asuransi Masih Jual 'Unit Link' Saat Premi Tradisional Meningkat
Sejalan dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham JAYA menguat 35% menjadi Rp 162, SCNP naik 34,94% menjadi Rp 224, KAQI menguat 34,62% menjadi Rp 105, KONI naik 25% menjadi Rp 2.250, dan TKIM melesat sebanyak 20% menjadi Rp 9.150. Meski tak ARA, saham ini melesat, CARS naik 28,72% menjadi Rp 121 dan ASLI menguat 22,95% menjadi Rp 481.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 115,25 poin (1,37%) menjadi 8.280, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) jumbo sebanyak Rp 1,37 triliun di seluruh pasar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BMRI sebanyak Rp 592,58 miliar dan BUVA senilai Rp 477,66 miliar.
Baca Juga
Asuransi BRI Life Menangi 4 Kategori Best Unit Link Award 2026
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi jatuh 3,50%, sektor konsumer primer 3,15%, sektor properti 2,19%, sektor infrastruktur 2,29%, sektor industri 1,89%, dan sektor konsumer non primer 1,41%. Satu-satunya sektor saham naik adalah keuangan sebanyak 1,02%.
Meski IHSG ditutup melemah, beberapa saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan hingga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AIMS melesat 25% menjadi Rp 530, TFAS menguat 24,56% menjadi Rp 284, PPRE naik 24,32% menjadi Rp 276, dan MEGA naik 24% menjadi Rp 5.150.
