IHSG Sesi I Melesat 0,60%, Kenaikan Tertinggi Dicatatkan SCNP hingga CARS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (25/2/2026), ditutup menguat 49,3 poin (0,60%) menjadi 8.330. Rentang pergerakan 8.259-8.373 dengan nilai transaksi Rp 13,35 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor industri 2,04%, sektor konsumer primer 1,93%, sektor material dasar 1,56%, sektor kesehatan 1,23%, sektor infrastruktur 0,46%, dan sektor energi 0,65%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi 2,09%.
Baca Juga
Tekanan Tarif AS dan Penguatan Dolar Gerus Harga Emas Antam (ANTM)
Sejalan dengan kenaikan tersebut, penguatan paling pesat melanda sejumlah saham berikut, yaitu SCNP naik 27,71% menjadi Rp 212, TOOL naik 25,76% menjadi Rp 83, KONI naik 25% menjadi Rp 2.250, CARS menguat 21,28% menjadi Rp 114, dan KAQI menguat 17,95% menjadi Rp 92.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 115,25 poin (1,37%) menjadi 8.280, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) jumbo sebanyak Rp 1,37 triliun di seluruh pasar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BMRI sebanyak Rp 592,58 miliar dan BUVA senilai Rp 477,66 miliar.
Baca Juga
Dua Sekuritas Kompak Rekomendasikan Beli TLKM, Target Rp4.000 Ditopang Prospek Dividen
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi jatuh 3,50%, sektor konsumer primer 3,15%, sektor properti 2,19%, sektor infrastruktur 2,29%, sektor industri 1,89%, dan sektor konsumer non primer 1,41%. Satu-satunya sektor saham naik adalah keuangan sebanyak 1,02%.
Meski IHSG ditutup melemah, beberapa saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan hingga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AIMS melesat 25% menjadi Rp 530, TFAS menguat 24,56% menjadi Rp 284, PPRE naik 24,32% menjadi Rp 276, dan MEGA naik 24% menjadi Rp 5.150.
