Bagikan

IHSG Dibuka Melesat 0,44% hingga Berbalik ke 9.031, Kenaikan Terbesar Dicatatkan JAST dan LAJU

JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/1/2026), dibuka melesat 39,31 poin (0,44%) menjadi 9.031. Rentang pergerakan 8.992-9.031 sejalan dengan lompatan mayoritas indeks saham global.

Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti materal Dasari 2,04%, sektor industry 0,56%, konsumer non primer 0,69%, industry 0,56%, dan keuangan 0,13%.

Baca Juga

BEI Suspensi 5 Saham Usai Melambung, Ada VISI hingga IBOS

Sejumlah saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham JAST naik 22,77% menjadi Rp 124, LPCK naik 22,09% menjadi Rp 990, dan LAJU menguat 18,81% menjadi Rp 120.

Kemarin, IHSG berbalik melemah 18,15 poin (0,20%) menjadi 8.992 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,32 triliun oleh pemodal asing. Net sell terbanyak kembali melanda saham BBCA Rp 959,34 miliar.

Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan saham sektor energi 1,86%, industry 0,97%, material dasar 0,88%, konsumer primer 0,81%, teknologi 1,70%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer non primer, infrastruktur, dan property.

Baca Juga

Harga Emas dan Perak Sama-sama Cetak Rekor Baru Dipicu Geopolitik dan Pelemahan Dolar

Meski IHSG melemah, beberapa saham berikut torehkan penguatan harga, seperti saham LAJU melesat 34,67% menjadi Rp 101, DAAZ naik 24,86% menjadi Rp 4.570, ASGR naik 24,71% menjadi Rp 1.590, LPCK naik 24,43% menjadi Rp 815, PUDPP naik 24,55% menjadi Rp 685, dan AIMS menguat 24,43% menjadi Rp 815.

ARA juga melanda saham RMKO naik 24,77% menjadi Rp 1.385, dan UANG naik 20% menjadi Rp 7.500, dan PGUN naik 19,87% menjadi Rp 13,725. Meski tak ARA, saham LPKR naik 30,61% menjadi Rp 128.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024