Fantastis, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) Cetak Kenaikan Laba Hingga 1.060%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) punya catatan kinerja yang mentereng pada periode kuartal III-2025, jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Tengok saja kenaikan pendapatan perseroan yang cukup solid, saat perusahaan berhasil mengantongi pendapatan Rp492,267 miliar dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp433.644 juta, atau terkerek 13,52%. Peningkatan pendapatan ini menjadi penopang bagi laba operasional perusahaan yang meroket tajam dari Rp22,162 miliar menjadi Rp39,666 miliar di kuartal III-2025, atau meningkat signifikan sebesar 78,98%.
Keberhasilan dalam mengoptimalkan lini operasional tersebut memberikan dampak positif pada laba bersih perusahaan. Di periode yang sama PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp18,608 miliar pada September 2025, melonjak drastis hingga 1.060% dari laba periode sama tahun sebelumnya yang hanya berada di angka Rp1,604 miliar!
Mengacu laporan Investing.com, lonjakan fantastis pada laba bersih ini secara otomatis mengangkat nilai laba per saham atau Diluted EPS secara signifikan, yang naik dari Rp0,094 menjadi Rp1,08 per lembar saham.
Kenaikan nilai EPS ini memberikan sinyal positif bagi para pemegang saham mengenai peningkatan nilai ekuitas perusahaan yang sangat pesat dalam kurun waktu satu tahun fiskal tersebut.
Kekuatan fundamental keuangan perusahaan juga didukung oleh kinerja EBITDA yang terus menunjukkan tren positif. Pada periode September 2025, EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp98.823 juta, mengalami pertumbuhan sebesar 24,98% dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp79.068 juta.
Baca Juga
Emtek (EMTK) Agresif Borong Saham Sarana Meditama (SAME), Ada Apa?
Secara keseluruhan, laporan keuangan ini menunjukkan bahwa PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk tidak hanya mampu meningkatkan skala bisnis melalui pendapatan, tetapi juga berhasil mencapai tingkat profitabilitas yang jauh lebih efisien dan berkelanjutan.
Perusahaan yang mengoperasikan enam rumah sakit berjenama EMC Healthcare itu pun dilaporkan melakukan transaksi afiliasi atau penyuntikan modal ke entitas usahanya PT Sarana Meditama Anugerah (SMA) sebesar Rp 8 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi, SAME tercatat sebagai pemilik langsung dengan 99,99% saham di SMA.
Hingga Jumat (23/1/2026), emiten rumah sakit milik grup PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau EMTK ini memiliki harga saham per lembar sebesar Rp 354. Harga ini tumbuh 35,11% secara tahunan.
Sebagai perseroan yang menawarkan high-tech healtcare provider, SAME agresivitas dalam mengadopsi teknologi medis mutakhir. Tahun lalu, perusahaan telah sepenuhnya mengoperasikan dua teknologi kunci, yakni, Biograph Vision Quadra PET/CT dan Robotic Surgical Assistant (ROSA).
Biograph Vision Quadra PET/CT merupakan pemindai kanker tercanggih pertama di Asia, teknologi ini menempatkan EMC Healthcare sebagai rujukan utama onkologi. Adaptasi teknologi ini di 2025 telah meningkatkan volume pasien medical tourism domestik yang sebelumnya berobat ke luar negeri.
Sementara itu, ROSA merupakan teknologi robotik untuk operasi penggantian lutut total (total knee replacement). Inovasi ini memangkas durasi pemulihan pasien secara signifikan, yang pada gilirannya meningkatkan rasio keterisian tempat tidur karena perputaran pasien yang lebih cepat.
Integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang tuntas di akhir 2025 juga memungkinkan SAME mengadopsi analisis big data untuk memprediksi tren kebutuhan pasien secara presisi. Langkah digitalisasi ini bukan sekadar tren, melainkan strategi untuk meningkatkan patient experience yang akan berujung pada loyalitas dan pertumbuhan pendapatan berulang.

