IHSG Terjerembab 1,37%, Sebaliknya 4 Saham ARA Dipimpin AIMS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/2/2026), ditutup anjlok sebanyak 115,25 poin (1,37%) menjadi 8.280, bandingkan dengan pembukaan transaksi sempat melesatke level 8.428. Rentang pergerakan 8.259-8.437 dengan nilai transaksi Rp 24,11 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi jatuh 3,50%, sektor konsumer primer 3,15%, sektor properti 2,19%, sektor infrastruktur 2,29%, sektor industri 1,89%, dan sektor konsumer non primer 1,41%. Satu-satunya sektor saham naik adalah keuangan sebanyak 1,02%.
Baca Juga
Diversifikasi Produk RFID, Jasuindo (JTPE) Alokasikan Capex Rp 100 Miliar
Kejatuhan indeks kali ini dipicu pelemahan signfikan sejumlah saham kapitalisasi pasar besar, seperti MORA, DSSA, RATU, PANI, RAJA, dan AMMN. Pelemahan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro.
Meski IHSG ditutup melemah, beberapa saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan hingga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AIMS melesat 25% menjadi Rp 530, TFAS menguat 24,56% menjadi Rp 284, PPRE naik 24,32% menjadi Rp 276, dan MEGA naik 24% menjadi Rp 5.150. Meski tak ARA, saham ASHA melesat sebanyak 28,05% menjadi Rp 105 dan INCI menguat 17,11% menjadi Rp 890.
Baca Juga
Laba Bersih Allo Bank (BBHI) Tumbuh 23% Jadi Rp 574 Miliar di 2025
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 124,31 poin (1,50%) menjadi 8.396,08 didukung dengan net buy saham oleh investor asing senilai Rp 1,14 triliun. Net buy terbanya disumbangkan saham BBRI senilai Rp 393,52 miliar, BMRI mencapai Rp 330,61 miliar, dan SUPA sebanyak Rp 139,58 miliar.
Lompatan IHSG ini didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham EMAS meleseat 6,33% menjadi Rp 8.400, TPIA naik 6,32% menjadi Rp 7.150, BMRI menguat 2,93% menjadi Rp 5.275, BBRI naik 1,56% menjadi Rp 3.900, dan RATU menguat 4,32% menjadi Rp 7.850.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu tiga saham catatkan auto reject atas (ARA), seperti saham DIVA naik 34,72% menjadi Rp 194, MEGA naik 24,77% menjadi Rp 4.130, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,55% menjadi Rp 1.065. Meski tak ARA, saham YELO meleseat 27% menjadi Rp 127, PADI naik 22,96% menjadi Rp 166, dan BIPI naik 20,18% menjadi Rp 166.
