IHSG Dibuka Melesat 0,56%, Saham SOTS hingga AKRO Lanjut Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026), dibuka menguat lebih dari 47 poin (0,56%) menjadi 8.322. IHSG menguat di tengah penurunan mayoritas bursa saham Asia.
Penguatan didukung kenaikan sektor saham, seperti sektor material dasar, energi, industry, consumer primer, infrastruktur, teknologi, dan keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor property, transportasi, dan keuangan.
Baca Juga
Pemulihan Pangsa Pasar Unilever (UNVR) masih Berjalan Lambat, Target Harga Saham Dipangkas
Di tengah lompatan indeks, sejumlah saham ini catatkan kenaikan harga pesat, seperti SOTS naik 22,98% menjadi Rp 2.900, GEMA menguat 19% menjadi Rp 112, dan ARKO melesat 20% menjadi Rp 10,800.
Kemarin, IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 36,15 poin (0,44%) menjadi 8.274,08 dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 387,78 miliar. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham SMMA dari pemodal domestic ke pemodal asing senilai Rp 500 miliar melalui pasar negosiasi.
Baca Juga
Tekanan IHSG kemarin dipicu atas atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,03%, sektor teknologi 1,16%, sektor infrastruktur 0,27%, sektor industry 0,26%, dan infrastruktur 0,27%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, consumer primer, dan energi.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOCI naik 35% menjadi Rp 216, saham BRRC menguat 34,04% menjadi Rp 126, SOTS naik 25% menjadi Rp 2.350, RMKO naik 24,69% menjadi Rp 1.010, NATO naik 24,62% menjadi Rp 810, SKBM menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan ARKO menguat 20% menjadi Rp 9.000.

