Modernland (MDLN) Direkomendasikan 'Trading Buy' dengan Target Rp 78
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — MNC Sekuritas mencermati saham PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dengan rekomendasi trading buy. Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menyampaikan, secara teknikal MDLN berada pada area perdagangan jangka pendek.
“Secara teknikal, MDLN direkomendasikan trading buy dengan target harga di kisaran Rp 73 hingga Rp 78,” kata Herditya kepada investortrust.id, Minggu (25/1/2026).
MDLN memperkuat struktur permodalan melalui aksi buyback and exchange offer atas surat utang global tahun lalu. Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menurunkan beban obligasi luar negeri sebesar US$ 104,3 juta atau setara Rp 1,7 triliun (asumsi kurs Rp 16.300 per dolar AS).
Corporate Secretary General Manager MDLN, Danu Pate dalam keterangan resmi pada April 2025, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mengoptimalkan struktur keuangan dan menjaga keberlanjutan operasional di tengah dinamika industri properti nasional dan global.
Baca Juga
Gelar RUPST, Modernland Realty (MDLN) Rombak Komisaris serta Fokus ke Keberlanjutan
Sebelumnya, perseroan memiliki dua jenis surat utang global, yakni Notes-2025 yang terdiri dari Guaranteed Senior Notes senilai US$130,7 juta dan Guaranteed Senior PIK Toggle Notes sebesar US$ 10,3 juta yang diterbitkan oleh JGC Ventures Pte. Ltd. Selain itu, terdapat Notes-2027 yang terdiri dari Guaranteed Senior Notes senilai US$ 213,9 juta dan Guaranteed Senior PIK Toggle Notes sebesar US$ 19,1 juta yang diterbitkan oleh Modernland Overseas Pte. Ltd.
Kedua entitas tersebut merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perseroan, dengan total nilai surat utang global sebelum buyback and exchange offer mencapai US$ 374,1 juta.
“Sebagai bagian dari strategi pengelolaan kewajiban, perseroan telah melaksanakan buyback and exchange offer atas seluruh Notes-2025 dan Notes-2027 melalui scheme of arrangement yang telah disetujui mayoritas pemegang notes dan disahkan oleh Pengadilan Tinggi Singapura pada 24 Januari 2025,” jelas Danu.
Dalam skema tersebut, Modernland Overseas Pte. Ltd. menerbitkan surat utang baru atau New Notes-2027 senilai US$ 269,7 juta yang jatuh tempo pada 30 April 2027 dan berlaku efektif sejak 27 Maret 2025. Dengan penerbitan surat utang baru tersebut, Notes-2025 dan Notes-2027 sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.
Sementara itu, Corporate Investment & Strategy Director MDLN, Fetrizal Bobby Heryunda menuturkan, aksi buyback and exchange offer tersebut tidak hanya menghasilkan pengurangan utang sebesar Rp 1,7 triliun, tetapi juga mempertahankan tingkat kupon obligasi sebesar 3% tunai dan 3% dalam bentuk payment-in-kind.
Baca Juga
“Hal ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menegosiasikan persyaratan yang menguntungkan sekaligus memperkuat posisi keuangan jangka pendek,” kata Fetrizal.
Ia menambahkan, sebelum aksi korporasi tersebut, utang obligasi luar negeri tercatat mendominasi sekitar 90% dari total utang obligasi dan perbankan perseroan.
Dengan struktur utang yang lebih seimbang, kata Fetrizal, perseroan berada pada posisi yang lebih solid untuk menjalankan operasional dan merealisasikan strategi pengembangan properti residensial maupun komersial.

