Segmen Industri Dongkrak Kinerja, Modernland (MDLN) Berbalik Cetak Laba Rp 444,6 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencatat lonjakan laba bersih signifikan hingga kuartal III 2025, ditopang kinerja kuat segmen kawasan industri. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam public expose 2025 yang digelar di Modern Golf and Country Club, Tangerang.
Hingga September 2025, Modernland membukukan pendapatan sebesar Rp 703,43 miliar, turun tipis 1,24% secara tahunan. Namun, laba usaha melonjak 834,13% menjadi Rp 731,61 miliar dari Rp 78,32 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga berbalik mencetak laba bersih Rp 444,60 miliar, dari sebelumnya rugi Rp 165,98 miliar.
Direktur Utama Modernland Realty William Honoris mengatakan, public expose merupakan kewajiban tahunan emiten untuk memastikan keterbukaan informasi kepada pemangku kepentingan. Perseroan, kata dia, juga memaparkan tantangan makroekonomi yang memengaruhi sektor properti nasional sepanjang 2025.
William menilai perekonomian Indonesia tetap resilien di tengah ketidakpastian global. Mengacu data BPS, pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III 2025 mencapai 5,04% (yoy), didukung permintaan domestik, investasi, dan konsumsi masyarakat. Selain itu, berbagai kebijakan pemerintah seperti perpanjangan insentif PPN DTP rumah hingga Rp 5 miliar dinilai menjadi katalis positif bagi industri properti.
Baca Juga
Gelar RUPST, Modernland Realty (MDLN) Rombak Komisaris serta Fokus ke Keberlanjutan
Dari sisi pemasaran, hingga kuartal III 2025 Modernland mencatat marketing sales Rp1,32 triliun atau setara 71% dari target non-bulk sales. Segmen residensial dan komersial membukukan Rp 610 miliar, turun 6% secara tahunan, namun menunjukkan akselerasi pada kuartal III 2025 dengan kenaikan 93% menjadi Rp 264 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya. Kontributor utama berasal dari Jakarta Garden City, disusul Kota Modern dan Modernland Cilejit.
Segmen hospitality mencatatkan marketing sales Rp 131 miliar, tumbuh 3% secara tahunan, seiring penguatan fasilitas dan pengalaman pelanggan, termasuk pengembangan night golf di Modern Golf and Country Club.
Sementara itu, segmen kawasan industri menjadi pendorong utama kinerja. Hingga kuartal III 2025, kawasan industri Modern Cikande membukukan net sales Rp 575 miliar, melonjak 629% dibandingkan Rp 78,93 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ditopang permintaan dari sektor machinery & equipment, tekstil dan garmen, serta farmasi, dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok.
Baca Juga
Program Exchange Offer Dongkrak Kinerja Modernland Realty (MDLN), Dari Rugi Jadi Laba Rp 761 Miliar
Modernland saat ini mengelola lebih dari 300 tenant aktif di Modern Cikande dan tengah mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektare berkonsep smart-eco industrial park, serta menyiapkan Phase 8 seluas 1.000 hektare yang difokuskan pada industri berteknologi tinggi, industri halal, dan pusat logistik regional.
Di sisi keberlanjutan, Komisaris Utama Dharma Mitra menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG). Perseroan telah membentuk Departemen HSE, meresmikan Yayasan Modernland Bhakti Nusantara, serta tengah memfinalisasi blueprint dan roadmap ESG sebagai panduan implementasi jangka pendek hingga panjang.

