Saham Bank Digital Melesat, Bahkan Bank Jago (ARTO) Capai 127% dalam Sebulan
JAKARTA, investortrust.id – Saham-saham bank digital melesat pada penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Jumat (1/12/2023). Penguatan tertinggi dipimpin saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Sedangkan PT Bank Jago Tbk (ARTO) tercatat sebagai saham dengan penguatan tertinggi untuk bank digital.
Berdasarkan data, saham BBYB melesat Rp 50 (14,97%) menjadi Rp 384. Penguatan juga melanda saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebanyak Rp 290 (9,06%) menjadi Rp 3.490.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) senilai Rp 18 (6,12%) menjadi Rp 312, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menguat Rp 115 (7,96%) menjadi Rp 1.560.
Penguatan juga melanda saham PT Bank Bumi Arto Tbk (BNBA) naik Rp 50 (6,37%) menjadi Rp 835, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) naik Rp 4 (1,29%) menjadi Rp 314.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi dalam satu bulan terakhir adalah saham ARTO dengan kenaikan mencapai 127,36%, disusul BBYB naik 77,77%, dan AGRO melesat 40,54%.
Baca Juga
IHSG Akhir Pekan Terkoreksi, Sebaliknya Lima Saham Ini Melesat Dipimpin PYFA
Terkait prospek saham ARTO, Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis beberapa waktu lalu menyebutkan, dengan prospek suku bunga yang cenderung tetap dan perbaikan kinerja, pelaku pasar menilai saham-saham bank digital mulai terdiskon.
“Secara umum kinerja bank digital on track dan sebagian besar mampu mencetak laba. Tapi secara khusus, hanya ARTO yang memiliki sentimen untuk naik karena masuk ke indeks MSCI,” ujar Azis
Sebagaimana diketahui, saham Bank Jago diumumkan masuk ke dalam indeks MSCI Small Caps pada 14 November 2023. Inklusi saham ARTO ke indeks tersebut berlaku mulai 30 November 2023. Pada saat yang sama, BEI juga memindahkan saham ARTO dari papan pengembangan ke papan utama.

