Net Buy Rp 280,47 Miliar, Saham Dipimpin CARE Diborong Pemodal asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 280,47 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/12/2025), ditutup turun tipis 9,13 poin (0,11%) menjadi 8.677.
Net buy terbanyak disumbangkan saham CARE Rp 648,76 miliar, IMPC senilai Rp 311,75 miliar, FILM mencapai Rp 113,87 miliar, ANTM mencapai Rp 111,96 miliar, dan NSSS senilai Rp 53,83 miliar.
Baca Juga
Ekspansi Likuiditas Rupiah, BI Telah Lepas Rp 181,3 Triliun SRBI
Sebaliknya saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham mencapai Rp 348,56 miliar, BBCA mencapai Rp 226,03 miliar, DEWA Rp 199,63 miliar, BRMS mencapai Rp 183,05 miliar, dan BRPT senilai Rp 70,22 miliar.
Pelemahan ini dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 2,82%, konsumer primer 1,16%, sektor property 0,18%, dan sektor material dasar 0,22%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, kesehatan, keuangan, dan transportasi.
Meski IHSG turun tipis, beberapa saham ini catatkan keanaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DPUM naik 34,75% menjadi Rp 190, RMKO naik 25% menjadi Rp 310, PIPA naik 25% menjadi Rp 260, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 855, SSTM menguat 24,75% menjadi Rp 2.520.
Baca Juga
Baru 17 Hari, BI Akui Insentif KLM untuk Penurunan Suku Bunga Perbankan Belum Optimal
ARA juga melanda saham SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, KDTN naik 24,71% menjadi Rp 1.060, ESTA naik 24,69% menjadi Rp 404, SUPA naik 24,41% menjadi Rp 790, dan NATO naik 24,41% menjadi Rp 316.
Meski tak ARA, saham berikut catatkan lompatan harga mengesankan, seperti saham PADI naik 33,93% menjadi Rp 150, SAFE menguat 23,60% menjadi Rp 440, GGRP naik 23,45% menjadi Rp 358, dan MITI menguat 22,60% menjadi Rp 434.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 36,81 poin (0,43%) menjadi 8.686. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 934,76 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham PANI senilai Rp 991,31 miliar, BBRI mencapai Rp 264,61 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 232,04 miliar.

