IHSG Berpeluang kembali Cetak ATH, Tiga Saham Dipimpin ASII Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/12/2025), berpotensi lanutkan penguatan menuju resistance 8.734. Tiga saham CPIN, ASSA, dan ASII direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa gabungan sentimen global ekspetasi penurunan suku bunga The Fed dan fundamental ekonomi domestic yang kuat menjadi pendorong pencapaian IHSG cetak ATH kemarin. Secara teknikal, IHSG masih mempunyai potensi menguat dengan mencermati rilis data consumer confidence Indonesia sebagai katalis selanjutnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa dunia, seperti penurunan indeks utama Wall Street semalam, Dow Jones melemah 0,54%. S&P500 dan Nasdaq turun masing-masing 0,51% dan 0,34%.
Baca Juga
Pasar Obligasi AS Tertekan, Imbal Hasil Treasury Bergerak Naik
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham CPIN dengan target harga Rp 4.820-4.840, ASSA dengan target harga Rp 1.235-1.275, dan ASII dengan target harga Rp 6.925-7.125.
Kemarin, IHSG ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) atau rekor baru setelah naik 77,94 poin (0,90%) menjadi 8.710. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 52,99 miliar, terbanyak saham DEWA mencapai Rp 159,85 miliar, BMRI mencapai Rp 114 miliar, dan GOTO mencapai Rp 86,89 miliar.
Kenaikan ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi sebanyak 2,73%, sektor teknologi 2,64%, sektor kesehatan 2,80%, sektor infrastruktur 2,05%, sektor konsumer primer 1,40%, sektor keuangan 1,37%, sektor transportasi 2,17%, dan sektor konsumer non primer 0,83%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor industry 1,43%.
Baca Juga
Pasar Eropa Melemah Tipis Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KIOS naik 34,59% menjadi Rp 132, RLCO naik 34,52% menjadi Rp 226, dan VAST menguat 34,75% menjadi Rp 190.
ARA juga melanda saham Haji Isam ini JARR naik 24,83% menjadi Rp 3.670, TEBE naik 25% menjadi Rp 2.500, dan FAST naik 25% menjadi Rp 615. ARA juga melanda saham KETR naik 24,52% menjadi Rp 965, SOTS naik 24,44% menjadi Rp 555, dan LCKM naik 24,82% menjadi Rp 352.

