IHSG Berpeluang Menuju 7.443, Tiga Saham Ini Dipimpin ANTM Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/7/2025), berpotensi melesat menuju level 7.443 usai berhasil tembus resistance 7.374. Sedangkan saham yang layak dilirik adalah ELSA, ANTM, dan INCO.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang ditebritkan di Jakarta pagi ini menyebutkan bahwa penguatan pesat indeks sebanyak 1,18% kemarin hingga mampu untuk menembus resistance 7.374 membuka peluang kenaikan ke level 7.443.
Baca Juga
Kemenkeu: Impor 0% untuk AS Tak Akan Ganggu Penerimaan Bea Masuk
Pergerakan indeks juga akan disokong lompatan indeks utama Wall Street semalam, seperti Nasdaq naik 0,38% dan S&P500 menguat 0,14%. Sebaliknya Dow Jones melemah tipi 0,043%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup mayoritas menguat.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ELSA dengan target harga Rp 520-530, ANTM dengan target harga Rp 3.330-3.560, dan INCO direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 3.880-4.090. Sebaliknya saham BFIN direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 86,27 poin (1,18%) ke tertinggi baru tahun ini level 7.398 dengan penjualan bersih saham oleh investor asing mencapai Rp 180,30 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 233,58 miliar, BMRI Rp 190,48 miliar, dan SSIA senilai 119,18 miliar.
Baca Juga
Dirjen SEF: Tarif 19% Akan Kerek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Penopang utama penguatan indeks datang dari kenaikan saham sektor teknologi sebanyak 6,75%, sektor infrastruktur 4,60%, sektor material dasar 2,79%, sektor industry 1,66%, sektor property 1,45%, sektor transportasi 1,38%, dan sektor konsumer primer 0,59%. Satu-satunya sektor saham dengan penurunan adalah keuangan 0,12%.
Sejumlah saham juga cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BWPT naik 34,57% menjadi Rp 109, RELI naik 24,78% menjadi Rp 705, dan KETR naik 24,75% menjadi Rp 252. CDIA naik 24,62% menjadi Rp 1.215, COIN naik 24,58% menjadi Rp 735, PGUN melesat sebanyak 24,56% menjadi Rp 710, dan NRCA kembali melesat 24,54% menjadi Rp 1.015.
Adapun saham penopang utama kenaikan indeks datang dari penguatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), emiten yang dikendalikan Toto Sugiri ini, berhasil melesat 17,94% menjadi Rp 288.950, sehingga market cap menjadi Rp 688,56 triliun. Kenaikan juga didukung saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebanyak 10,42% menjadi Rp 15.625.

