IHSG Cenderung Menguat, Tiga Saham Dipimpin ASII Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/7/2025), diproyeksikan bergerak masih mencoba untuk menembus level resistance 7.000 dengan aktivitas transaksi cenderung turun. Tiga saham TOBA, MIKA, dan ASII direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal indeks belum mampu untuk menembus level 7.000 dan menunjukkan kecenderungan melemah. Aktivitas perdagangan juga turun, seiring berkurangnya likuiditas dan volume transaksi, karena focus investor beralih ke sejumlah perusahaan yang sedang melakukan penawaran umum atau IPO saham.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga dipengaruhi berlanjutnya penguatan bursa saham AS, seperti Dow Jones menguat 0,024%. Kenaikan paling pesat dicatatkan indeks S&P500 naik 0,47% dan Nasdaq menguat 0,94%. Begitu juga dengan bursa Eropa ditutup mayoritas menguat.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TOBA dengan target harga Rp 815-885, MIKA dengan target harga Rp 2.740-2.810, dan ASII dengan target harga Rp 4.5804.670. Sebaliknya saham ADMR direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,49% atau turun 34,12 poin ke level 6.881 dengan nilai transaksi tercatat hanya Rp 9,11 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) bernilai Rp 1,22 triliun didominasi crossing saham PT MNC Land Tbk (KPIG), mencapai Rp 921,90 miliar.
Penurunan IHSG kemarin dipicu koreksi sektor material dasar (-1,74%), energi (-1,34%), teknologi (-1,46%), keuangan (-0,60%), dan properti (-0,70%). Meski demikian, sektor konsumer primer, infrastruktur, dan industri justru menunjukkan performa positif.
Baca Juga
Wall Street Kembali Cetak Rekor Setelah Trump Umumkan Kesepakatan Dagang AS-Vietnam
Meski IHSG ditutup tergerus, kelima saham berikut justru perkasa dengan kenaikan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) sebanyak 34,01% menjadi Rp 264, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 29,05% menjadi Rp 191, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) melesat 29,03% menjadi Rp 120, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 24,03% menjadi Rp 191, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik 20,78% menjadi Rp 93.
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham COCO melemah 14,84% menjadi Rp 155, NOBU anjlok 14,74% menjadi Rp 665, CSMI melemah 11,11% menjadi Rp 1.600, NICK melemah 10,49% menjadi Rp 1.280, dan PACK anjlok 9,90% menjadi Rp 3.640.

