IHSG Intraday Melesat Sentuh Rekor 8.707, Penguatan Ditopang DSSA hingga GOTO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12/2025), berhasil mencetak level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) dengan kenaikan 77 poin (0,88%) menjadi 8.707.
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi, infrastruktur, kesehatan, konsumer primer, sektor energi, dan sektor keuangan. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor industry.
Baca Juga
Hadapi Tantangan 2026, PGN (PGAS) Perkuat Infrastruktur karena Kebutuhan Pelanggan Gas Naik 3%
Penguatan pesat indeks didukung lompatan harga saham DSSA, MORA, EXCL, GOTO, PANI, ENRG, hingga saham RISE.
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil catatkan kenaikan mengesankan sebanyak 1,46% menjadi 8.632. Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas indeks saham dunia.
Kenaikan tersebut membuat kapitalisasi pasar saham BEI meningkat sebanyak Rp 218 triliun menjadi Rp 15.844 triliun atau US$ 951 miliar dalam sepekan ini. Rata-rata nilai transaksi harianmencapai Rp 21,33 triliun pekan ini.
Baca Juga
Dipengaruhi Geopolitik Global, Harga Emas Antam (ANTM) Naik Rp 2.000
Sejumlah saham pendorong utama penguatan indeks pekan ini datang dari kenaikan saham FILM sebanyak 38,8%, MORA naik 60,08%, TLKM naik 5,41%, IMPC menguat 20,32%, UNTR naik 10,18%, dan VKTR menguat 31,05%.
Saham dengan cuan paling tinggi pekan ini disumbangkan, saham ROCK melesat 143,38% menjadi Rp 1.655. TRON naik 89,29% menjadi Rp 159, TRUE menguat 78,12% menjadi Rp 228, IMJS naik 72,59% menjadi Rp 466, dan FPNI naik 72,13% menjadi Rp 1.575.

