Melesat 98%, Saham Nusantara Infrastructure (META) Masuk UMA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) dalam aktivitas di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA), seiring lompatan harga saham emiten grup Salim ini sepanjang September 2023 berjalan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham META telah melesat dari level Rp 113 menjadi Rp 224 sepanjang September 2023 berjalan atau terjadi lompatan mencapai 98,23%. Lompatan harga saham META terlihat mulai terjadi sejak 20 September 2023.
Baca Juga
Saham Mayora (MYOR) Pilihan Teratas, Begini Pertimbangan Sejumlah Analis
Hal ini setelah perusahaan Salim Grup ini bekerja sama dengan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI)membentuk perusahaan patungan PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro) ini pada 11 September 2023.
Sekretaris Perusahaan Nusantara Infrastructure Dahlia Evawani sebelumnya mengatakan, anak usaha META, PT Marga Metro Nusantara (MMN), bertindak sebagai pemegang utama saham Jakarta Metro Ekspressway dengan kepemilikan 85%. Sisanya dikuasai ADHI sebanyak 10% saham dan ACST sebanyak 5% saham.
Baca Juga
Sentimen Suku Bunga dan Obligasi AS Membuat Harga Emas Terperosok
JKTMetro adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol. Perusahaan patungan ini nanatinya menggarap Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated sepanjang 21 km dengan nilai investasi Rp 21,5 triliun.

