Usai Bentuk Perusahaan Patungan, Saham Tiga Emiten Ini Melesat Dipimpin Nusantara Infrastructure (META)
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) terus melambung usai anak usahanya, PT Marga Metro Nusantara (MMN), membentuk perusahaan patungan, PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro), bersama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) terhitung sejak 11 September 2023.
Usai pembentukan perusahaan patungan ini dirilis, harga saham META telah melesat dari level Rp 114 pada 11 September 2023 menjadi Rp 204 pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/9/2023). Dengan demikian harga saham META telah melesat usai pembentukan perusahaan patungan tersebut hingga 78,89%.
Baca Juga
Investasi Jalan Tol Rp 21,5 T, Grup Salim (META), Astra dan ADHI Bikin Usaha Patungan
Ternyata tak hanya META, saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) ikut melambung dari Rp 152 menjadi Rp 200 untuk periode sama atau naik 31,57%. Sedangkan saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dengan kenaikan paling rendah dari Rp 460 menjadi Rp 484. Sebagaimana diketahui META merupakan perusahaan grup Salim dan ACST perusahaan grup Astra. Begitu juga denga Adhi Karya merupakan BUMN konstruksi besar di Indonesia.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Nusantara Infrastructure Dahlia Evawani mengatakan, bertindak sebagai pemegang utama saham Jakarta Metro Ekspressway adalah MMN adalah MMN dengan kepemilikan 85%. Sisanya dikuasai ADHI sebanyak 10% saham dan ACST sebanyak 5% saham.
Baca Juga
Laba Bersih Mayora (MYOR) Direvisi Naik, Potensi Cuan Sahamnya kian Lebar
Dia menambahkan, JKTMetro bergerak dalam bidang pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol. Perusahaan patungan ini nanatinya menggarap Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated sepanjang 21 km dengan nilai investasi Rp 21,5 triliun.
Lebih lanjut disampaikan, keikutsertaan MMN dalam pendirian JKTMetro, sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk mendukung dalam pembangunan dan percepatan infrastruktur di Indonesia.
Baca Juga
Rp 20 Triliun Proyek Perdana Swasta di IKN Groundbreaking, Ada Adaro, Astra, hingga Indofood
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan ADHI, Farid Budiyanto, mengatakan, pembentukan perusahaan patungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan pengusahaan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir – Ulujami Elevated, yang meliputi pendanaan, pernecnaan teknik, pelaknsaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol.

