Principal Asset Management Segera Luncurkan Tiga Produk Baru
JAKARTA, Investortrust.id – PT Principal Asset Management akan segera meluncurkan tiga produk baru reksa dana berbasis syariah. Produk baru ini bakal melengkapi produk reksa dana yang dirilis Principal sebelumnya.
“Kami akan memperkenalkan produk baru ini kepada masyarakat pada waktu yang tepat,” ujar Presiden Direktur PT Principal Asset Management, Naresh Krishnan kepada investortrust.id usai acaraInvestment Manager Awards 2023 yang diselenggarakan investortrust.id dan Infovesta di Jakarta, Kamis (21/09/2023) malam.
Sebanyak 31 MI diganjar penghargaan MI Terbaik 2023. Principal Asset Management menyabet peringkat ke-3 pada kategori reksa dana pendapatan tetap berdenominasi dolar AS periode 3 tahun.
Menurut Naresh Krishnan, pasar reksa dana syariah di Indonesia sangat besar, mengingat populasi negeri ini mayoritas beragama Islam. Karena alasan itu pula, Principal Asset Management berencana menerbitkan kembali produk reksa dana syariah untuk melengkapi produk syariah sebelumnya, yaitu Principal Islamic dan ASEAN Equity Syariah.
“Karena Indonesia memiliki populasi muslim yang besar dan terdapat peluang besar untuk produk syariah, kami ingin memanfaatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi yang baik. Oleh sebab itu, kami meluncurkan equity fund bernama Principal Islamic dan ASEAN Equity Syariah,” papar Naresh.
Baca Juga
Naresh menjelaskan, ASEAN Equity Syariah adalah reksa dana berdenominasi dolar AS yang ditujukan untuk memperoleh pertumbuhan modal dalam jangka menengah hingga panjang melalui investasi pada efek syariah.
Saat ini, menurut Naresh Krishnan, nasabah Principal Asset Management mencapai sekitar 40 ribu. Sejalan dengan meningkatnya kemampuan digital masyarakat, Naresh yakin masyarakat yang berinvestasi dipasar modal, khususnya reksa dana, akan terus meningkat.
“Fokus kami adalah pada pertumbuhan, baik dari segi nasabah dan dana kelolaan (asset under management/AUM),” tegas dia.
Baca Juga
Beroperasi dua dekade lebih di Indonesia, kata Naresh Krishnan, Principal mengelola aset sekitar Rp 4 triliun per Desember 2022. Dari berbagai produk yang ditawarkan Principal, reksa dana pendapatan tetap (fixed income) adalah produk yang paling diminati investor.
“Nasabah saat ini sangat nyaman dengan pendapatan tetap karena banyak hal yang tidak meyakinkan di dunia. Jadi, masyarakat sedikit berhati-hati dengan keadaan saat ini,” tutur dia.
Baca Juga
Mantap! AUM Reksa Dana Bakal Melonjak Tiga Kali Lipat Menjadi Rp 1.500 Triliun dalam 5-7 Tahun
Naresh mengungkapkan, selain reksa dana pendapatan tetap, investor kini banyak meminati reksa dana pasar uang, baik yang berdenominasi rupiah maupun dolar AS.
Dia menambahkan, preferensi investor akan berubah saat kondisi ekonomi membaik dan stabil. “Ketika dunia menjadi lebih stabil dan pandangan kita lebih positif, para investor akan memilih produk ekuitas (reksa dana saham) karena terlihat menarik,” ujar dia. (CR-4)

