IHSG Dibuka Melesat ke Level Tertinggi Baru 8.655, Saham STAR hingga FPNI Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/12/2025), dibuka melesat 37,38 poin (0,44%) ke level intraday tertinggi baru sepanjang masa 8.655. Penguatan sejalan dengan kenaikan mayoritas sektor saham.
Kenaikan ditopang seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, sektor energi, material dasar, sektor teknologi, sektor keuangan, dan sektor kesehatan.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan pesat, seperti saham STAR naik 24% menjadi Rp 310, IMJS naik 22,22% menjadi Rp 396, YPAS naik 19,49% menjadi Rp 705, dan FPNI naik 17% menjadi Rp 143.
Baca Juga
Garap Pengolahan Mineral Nikel, United Tractors (UNTR) Dirikan Anak Usaha Ini
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG diproyeksi akan kembali mencatatkan kenaikan menuju level resistance terdekatnya 8.625. Kombinasi antara rilis data domestic yang kuat dan juga proyeksi cut rate dari global akan menjadi faktor pendorong.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global semalam, seperti kenaikan Dow Jones 0,39%, indeks S&P500 menguat 0,25%, dan Nasdaq melesat 0,59%. Kenaikan juga melanda sejumlah bursa saham Eropa.
Di tengah peluang penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham SCMA dengan target harga Rp 424-462, MLPL dengan target harga Rp 169-178, dan WIRG dengan target harga Rp 112-118.
Baca Juga
Kalender Kripto Desember! Jangan Ketinggalan Tanggal-tanggal Penting Berikut Ini
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 68,25 poin (0,80%) menjadi 8.617,04 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 454,01 miliar. Terbanyak disumbangkan CDIA sebanyak Rp 239,01 miliar, BRMS mencapai 141,87 miliar, dan ASII mencapai Rp 135,76 miliar.
Di tengah lompatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOAT naik 34,53% menjadi Rp 187, BBRM menguat 34,48% menjadi Rp 117, dan SULI naik 34,40% menjadi Rp 168. ARA juga melanda saham FPNI 24,88% menjadi Rp 1.255, ASPI naik 24,84% menjadi Rp 955, SSTM naik 24,72% menjadi Rp 1.665, IMJS naik 24,62% menjadi Rp 324, YPAS naik 24,47% menjadi Rp 590, BBRM naik 34,48% menjadi Rp 117, dan ROCK naik 24,71% menjadi Rp 1.060.

