BEI Unsuspensi Saham KOKA dan FPNI, Penguatan Bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan (unsuspensi) saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) mulai sesi I, Selasa (11/11/2025). Adapun saham KOKA akan dibuka di papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Manajemen BEI dalam pengumuman resminya kemarin menyebutkan bahwa suspense perdagangan atas saham FPNI dan KOK akan dibuka kembali di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi I pada 11 November 2025. Sebagaimana diketahui kedua saham tersebut sebelumnyer terkena suspensi setelah terjadi lompatan harga.
Baca Juga
KOKA Pastikan Rencana Akuisisi oleh Ningbo Lixing Tak Langgar Aturan 'Lock Up' Saham
Data BEI menyebutkan bahwa saham KOKA sebelumnya terkena suspense lebih dari satu hari perdagangan sejak 8 Oktober 2025 setelah terjadi kenaikan harga pesat menjadi Rp 410 atau lebih dari 322% dalam sebulan terakhir sebelum terkena suspense.
Lompatan harga saham KOKA setelah investor Ningbo Lixing Enterprise Management Co., Ltd (NLEM) membeli sebanyka 78,5%saham KOKA dan menjadi pengendali kedua bersama Gao Jing. NLEM juga akan melakukan lockp up atas saham KOKA yang dimiliknya.
Baca Juga
Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Lotte Chemical Senilai Rp 62,4 Triliun di Cilegon
Manajemen KOKA menyebutkan bahwa NLEM bisa memperbesar potensi perseroan dalam mendapatkan proyek-proyek baru yang besar dan signifikan, sehingga dapat memperbaiki kinerja laporan keuangan perseroan yang semula defisit menjadi surplus. Perseroan dan NLEM sepakat bahwa setelah proses akuisisi selesai dilaksanakan akan mengeksekusi beberapa kontrak pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan bisnis.
Begitu juga dengan saham FPNI telah melesat lebih dari 173% menjadi Rp 515 dalam sebulan terakhir. Lompatan harga saham FPNI berlangsung berhari-hari, bahkan terjadi kenaikan hingga auto reject atas (ARA) dalam beberapa hari terakhir sebelum terkena suspense.
Grafik Saham FPNI

