Selain Saham Termahal, Dian Swastatika (DSSA) Ternyata Genggam Saham Treasury Bernilai Rp 17,29 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berhasil melesat lebih dari 40% sepanjang Januari 2024 berjalan. Penguatan ini menjadikan saham DSSA termahal yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan data intraday sesi I di BEI, saham emiten grup Sinarmas ini (DSSA) kembali melesat Rp 14.100 (14,37%) menjadi Rp 112.250. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 98.100 hingga Rp 112.250.
Baca Juga
Buyback Terbesar, Dian Swastatika (DSSA) Gelontorkan Rp 7,39 Triliun untuk 19,99% Saham
BEI juga mengungkap bahwa saham DSSA telah melesat dari penutupan akhir 2023 Rp 80.000 menjadi Rp 112.250 atau melesat 40,31%.
Sedangkan bertindak sebagai pemegang saham DSSA, yaitu PT Sinar Mas Tunggal menggenggam sebanyak 59,89% saham DSSA. Sisanya saham treasury sebanyak 20% dan lainnya investor publik.
Dengan saham treasury sebanyak 20% atau setara dengan 154.105,327 juta saham DSSA, nilai saham yang digenggam tersebut setara dengan Rp 17,29 triliun.
Baca Juga
Biaya Modal Kerja, Dian Swastika (DSSA) Raih Fasilitas Pinjaman US$ 197 Juta
Hingga September 2023, perseroan membukukan penurunan pendapatan usaha dari US$ 4,15 miliar menjadi US$ 4,09 triliun. Laba usaha juga turun dari US$ 1,21 miliar menjadi US$ 1,06 miliar.
Penurunan tersebut membuat laba periode tahun berjalan perseroan ikut turun dari US$ 795,41 juta menjadi US$ 749,57 juta. Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru naik dari US$ 348,74 juta menjadi US$ 375,82 juta. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi US$ 0,61 per saham.

