Laba Bersih Summarecon (SMRA) Melesat 110%, Berikut Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan lonjakan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 110,87% menjadi Rp 653,02 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 309,67 miliar.
Baca Juga
Summarecon Agung (SMRA) Terbitkan Obligasi Rp 900 Miliar, Kuponnya hingga 8%
Lompatan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham perseroan melambung dari Rp 18,76 menjadi Rp 39,56 per saham.
Summarecon Agung (SMRA) melalui publikasi laporan keuangan, Senin (30/10/2023) menyebutkan, lompatan laba bersih tersebut ditopang atas kenaikan pendapatan bersih perseroan dari Rp 4,21 triliun menjadi Rp 5,08 triliun. Laba kotor juga melesat dari Rp 2,15 triliun menjadi Rp 2,57 triliun.
Baca Juga
Ditopang IKN, Saham Properti Ini Diuntungkan dengan Pilihan Terats SMRA dan CTRA
Peningkatan laba bersih juga didukung atas penurunan biaya keuangan dari Rp 777,43 miliar menjadi Rp 528,03 miliar. Kenaikan juga didukugn pertumbuhan pendapatan keuangan dari Rp 94,21 miliar menjadi Rp 126,21 miliar.
Summarecon (SMRA) juga mencatatkan kenaikan total aset dari Rp 28,43 triliun menjadi Rp 29,49 triliun hingga September 2023. Sedangkan liabilitas naik dari Rp 16,68 triliun menjadi Rp 17,12 triliun.

