IHSG Sesi I Melemah, Tapi Saham ARII, BWPT, dan FIRE Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (4/3/2024), ditutup turun sebanyak 11,5 poin (0,16%) menjadi 7.300,41. Indeks bergerak dalam rentang 7.298,22-7.328,38 dengan nilai transaksi Rp 3,47 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, sektor teknologi 0,95%, sektor keuangan 0,60%, sektor properti 0,31%, dan sektor konsumer non primer 0,21%, dan saham sektor kesehatan 0,07%.
Baca Juga
Bangun LNG Plant, Jababeka (KIJA) Raih Kredit Rp 149,08 Miliar
Sebaliknya penguatan melanda sektor saham, seperti saham sektor energi 0,66%, sektor industry 0,37%, sektor konsumer primer 0,29%, sektor transportasi 0,24%, dan sektor material dasar 0,14%.
Di tengah pelemahan indeks, lima saham berikut cetak lompatan harga, seperti saham PT Atlas Resources Tbk (ARII) naik Rp 46 (17,56%) menjadi Rp 308, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berhasil melesat Rp 9 (17,31%) menjadi Rp 61, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 13 (13,83%) menjadi Rp 107, PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) menguat Rp 8 (13,11%) menjadi Rp 69, dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 13 (9,85%) menjadi Rp 145.
Baca Juga
Target Kinerja dan Saham Adaro Energy (ADRO) Direvisi Naik, Berikut Faktor Pemicunya
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda lima saham ini, yaitu saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), PT Ancara Logistics Indonesia tbk (ALII), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP), PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), dan PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI).

