IHSG Sesi I Melemah 14,46 Poin, tapi 5 Saham Ini Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (18/11/2024), ditutup melemah 14,46 poin (0,20%) menjadi 7.146,80. Pergerakan indeks dalam rentang 7.128-7.174 dengan nilai transaksi Rp 5,04 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 0,37%, sektor energi 0,12%, sektor keuangan 0,52%, sektor property 0,73%, sektor infrastruktu 0,81%, dan sektor teknologi 0,74%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor consumer primer 0,93%, sektor transportasi 0,37%, dan material dasar 0,97%.
Baca Juga
Meski indeks ditutup melemah, beberapa saham dengan penguatan paling pesat, yaitu saham PT Saranacentral Bajartama Tbk (BAJA) naik 24,21% menjadi Rp 118, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) naik 16,46% menjadi Rp 3.820, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 15,36% menjadi Rp 3.080, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik 14,85% menjadi Rp 116, dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) naik 11,73% menjadi Rp 200.
Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Pudijadi & Sons Tbk (PNSE), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).
Baca Juga
OJK Rilis LSPI Triwulan II-2024 : Konsumsi Domestik Tumbuh Melambat, Kredit Masih Tumbuh Secara Baik
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 53,3 poin (0,74%) menjadi 7.161,26. pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 515,92 miliar, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 218,98 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 166,21 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 113,37 miliar.
Koreksi IHSG hingga berada di bawah 7.200 dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,92%, sektor energi 1,28%, sektor consumer primer 1,38%, sektor keuangan 0,63%, dan sektor property 0,63%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik adalah sektor industry 0,49%.
Grafik IHSG

