IHSG Sesi I Anjlok 44 Poin, tapi Saham ARII hingga EXCL Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (1/3/3034), ditutup anjlok sebanak 44,92 poin (0,61%). IHSG bergerak dalam rentang 7.269,89-7.331,32 dengan nilai transaksi Rp 4,37 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,38%, sektor keuangan 0,93%, sektor kesehatan 0,30%, sektor industry 0,23%, dan sektor konsumer non primer 0,12%.
Baca Juga
4 Saham Emiten Prajogo Anjlok Dalam Dua Bulan Terakhir, Penurunan Terparah 46,9%
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 0,13%, sektor konsumer primer 0,11%, sektor material dasar 0,07%, sektor properti 0,24%, dan sektor infrastruktur 0,01%.
Meski IHSG anjlok, lima saham ini masih berhasil torehkan lompatan harga, seperti PT Atlas Resources Tbk (ARII) ditutup naik auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 52 (24,76%) menjadi Rp 262. Saham PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) naik Rp 12 (13%) menjadi Rp 98.
Penguatan juga melanda saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) naik Rp 13 (11,61%) menjadi Rp 125, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) naik Rp 10 (10,53%) menjadi Rp 105, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp 220 (9,24%) menjadi Rp 2.600.
Baca Juga
Laba Lampaui Estimasi, Saham Mayora (MYOR) Ditargetkan Menuju Rp 3.230
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Alumindo Light Metal Industry tbk (ALMI), dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX).
IHSG kemarin ditutup turun 12,53 poin (0,17%) menjadi 7.316,11. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 640,29 miliar. Net Sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 267,42 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 219,14 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 114,35 miliar.

