BEI Unsuspensi 4 Saham, Sebaliknya NAYZ, FILM, CBRE, dan POLU Keluar dari PPK
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan (unsuspend) perdagangan empat saham mulai Kamis , 3 Oktober 2025. Keputusan ini dilakukan setelah sebelumnya saham-saham tersebut sempat dihentikan sementara (suspensi) oleh bursa.
Keempat saham yang kembali diperdagangkan yaitu, saham PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR), PT Era Graharealty Tbk (IPAC), dan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). Terakhir saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang dikendalikan Haji Isam dibuka langsung masuk papan pemantauan khusus (PPK).
Baca Juga
IHSG Diprediksi Uji Level 8.157, Tiga Saham Direkomendasikan Beli Dipimpin PANI
Dengan dibukanya kembali perdagangan saham tersebut, investor dapat kembali melakukan transaksi atas saham-saham tersebut di pasar reguler maupun pasar negosiasi sesuai ketentuan BEI.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham BEEF telah melesat lebih dari 107% menjadi Rp 605 sebelum terkena suspense kemarin. Begitu juga dengan saham IPAC telah melesat lebih dari 98% menjadi Rp 274 dan IDPR lebih dari 76% menjadi Rp 434 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Saham JARR juga telah melesat lebih dari 304% menjadi Rp 4.250 dalam sebulan terakhir sebelum dihentikan pada 25 September 2025. Saham emiten kelapa sawit ini telah terkena suspense sebanyak tiga kali dalam dua bulan terakhir. Suspensi tersebut dipicu atas konsistensi kenaikan harga sahamnya lebih dari 1.150% sepanjang year to date (ytd) 2025.
Secara bersamaan, BEI mengeluarkan empat saham dari papan pemantauan khusus yang efektif berlakut mulai hari ini, yaitu saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) berpindah dari PPK ke papan akselerasi. PT MD Entertainment Tbk (FILM) beralih dari PPK ke papan utama. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik dari PPK ke papan pengembangan. PT Golden Flower Tbk (POLU) juga beralih dari PPK ke papan pengembangan.
Grafik Saham

