BEI Unsuspensi Saham IDPR dan PIPA Hari Ini , Adapun JARR Keluar dari PPK
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membukan kembali (unsuspensi) perdagangan saham PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) mulai sesi I, Selasa (14/10/2025). Kedua saham ini juga akan ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) bursa.
Unsuspensi juga dilakukan terhadap saham PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Sedangkan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dikeluarkan dari PPK bursa mulai sesi I hari ini. Saham emiten yang dikendalikan Haji Isam sebelumnya masuk PPK sejak 3 Oktober 2025, karena terkena suspensi lebih dari satu hari perdagangan bursa.
Baca Juga
Saham BBCA Kian Murah, Analis Sepakat: Saat Tepat untuk Koleksi Saham Perbankan Unggulan
Terkait IDPR sebelumnya terkena suspensi lebih dari satu hari perdagangan dipicu atas lompatan harga lebih dari 158% menjadi Rp 620 dalam sebulan terakhir atau sebelum terkena suspensi pada 7 Oktober 2025.
Begitu juga dengan saham PIPA telah melesat lebih dari 285% menjadi Rp 625 dalam sebulan terakhir hingga terkena suspensi sejak 6 Oktober. Lompatan saham tersebut sejalan dengan rencana akuisisi investor atas saham PIPA dan mengakibatkan perombakan pengendali saham emiten ini.
Pemegang saham pengendali Multi Makmur (PIPA), Junaedi, resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya atau setara dengan 29,19% saham PIPA kepada investor baru Morris Capital. Aksi divestasi ini dilakukan dalam dua tahap pada 6 dan 10 Oktober 2025.
Baca Juga
Pengendali Resmi Keluar dari Saham Multi Makmur (PIPA), Morris Capital Kini Jadi Pengendali Baru
PIPA dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/10/2025) menyebutkan bahwa Junaedi menjual sebanyak 1 miliar saham atau 29,19% dari saham PIPA dengan harga pelaksanaan Rp 3 per saham. Penjualan tahap pertama pada 6 Oktober 2025 sebanyak 273,58 juta saham dan penjualan kedua sebanyak 726,41 juta saham pada 10 Oktober 2025.
Terkait pergerakan harga saham JARR mencatatkan kenaikan pesat lebih dari 404% menjadi Rp 8.175 dalam sebulan terakhir. Sedangkan kenaikan harga sepanjang year to date (ytd) telah lebih dari 2.304%. Tiga saham emiten yang dikenadalikan Haji Isam, yaitu saham PGUN, TEBE, dan JARR, menunjukkan kenaikan harga signifikan sepanjang ytd.

