Relaksasi Covid-19 Akan Berakhir, Bank Mandiri Tegaskan Kesiapannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan kesiapan untuk mengakhiri kebijakan restrukturisasi kredit Covid-19 pada Maret 2024 sesuai dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini terlihat dari loan at risk (LAR) perseroan berada pada posisi rendah, dibandingkan sebelumnya pandemi.
Hal tersebut seperti dikatakan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Alexandra Askandar, dalam CNBC Economic Outlook 2024, di Jakarta, Kamis (29/2/2024). “Kami yang masuk kategori KBMI (Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti) 4 melihat bahwa kita sudah lebih siap,” jelasnya.
Baca Juga
CGS CIMB Sekuritas: Saham BMRI dan BBRI Pilihan Utama Investor Asing
Menurut Alexandra, secara bertahap dan disiplin, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan dampak dari Covid-19 terhadap bisnis, seperti melakukan sensitive analysis, assesment, serta stress test dari berbagai aspek.
Saat ini, lanjutnya, loan at risk (LAR) di Bank Mandiri tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan masa pandemi. Secara langsung maupun tidak, ini mencerminkan kesiapannya dalam menghadapi kebijakan restrukturisasi Covid-19 yang akan dihapuskan dalam sebulan ke depan.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Prediksi Sektor Infrastruktur Akan Terus Meningkat
“Hal ini menjadi indikator utama bahwa kita sudah siap untuk kembali lagi ke masa sebelum Covid-19, dimana relaksasi itu mungkin secara bertahap akan dikurangi OJK,” terang Alexandra. (CR-13)

