IHSG Sesi I Melesat 0,59%, Saham Prajogo Jadi Penopang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (29/9/2025), ditutup melesat sebanyak 47,62 poin (0,59%) menjadi 8.146. Rentang pergerakan 8.099-8.157 dengan nilai transaksi Rp 12,32 triliun.
Lompatan IHSG ditopang kenaikan pesat saham sektor material dasar 4,78%, sektor properti 2,55%, sektor infrastruktur 1,68%, sektor industri 1,78%, sektor konsumer primer 1,04%, dan sektor keuangan 0,43%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, konsumer non primer, dan energi.
Baca Juga
LIVE Gandeng Krakatau Niaga Dukung Program MBG, Optimistis Kejar Target Pendapatan 2025
Kenaikan tersebut ditopang lompatan harga saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, hingga PTRO. Penguatan IHSG juga didukung lompatan harga saham MBMA, EMAS, hingga PGUN.
Di tengah lompatan tersebut, sejumlah saham berikut cetak lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 34,78% menjadi Rp 248 dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) naik 34,97% menjadi Rp 193. ARA juga melanda saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 24,82% menjadi Rp 3.470, PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) naik 24,76% menjadi Rp 655, PT Penta Valent Tbk (PEVE) sebanyak 24,48% menjadi Rp 595, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk PGUN) Naik 19,87% menjadi Rp 18.400.
Meski tak ARA, saham ini cetak lompatan harga mengesankan, yaitu saham PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS) naik 29,60% menjadi Rp 162, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik 28% menjadi Rp 128, PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 23,72% menjadi Rp 193, dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik 21,93% menjadi Rp 278, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik 24% menjadi Rp 620, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 19,83% menjadi Rp 695.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melesat sebanyak 58,67 poin (0,73%) menjadi 8.099. Rentang pergerakan 8.035-8.099 dengan nilai transaksi Rp 17 triliun. Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar sebanyak 2,84%, sektor industri 1,06%, sektor konsumer non primer 1,62%, sektor teknologi 1,38%, sektor infrastruktur 1,03%, sektor keuangan 0,52%, dan sektor kesehatan 1,07%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi dan properti.
Baca Juga
Tiga Saham Sektor Telekomunikasi Menarik, TLKM Jadi Pilihan Teratas
Di tengah rebound tersebut, saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOKA naik 34,31% menjadi Rp 184, TOSK naik 34,67% menjadi Rp 101, FAST naik 25% menjadi Rp 580, HERO naik 25% menjadi Rp 525, dan MBMA menguat 25% menjadi Rp 580. ARA juga melanda saham SOSS naik 24,68% menjadi Rp 985, DEPO naik 24,63% menjadi Rp 334, RANC naik 24,62% menjadi Rp 810, LPLI sebanyak 24,62% menjadi Rp 810.
ARA juga melanda saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) sebanyak 24,81% menjadi Rp 3.370, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik 24,77% menjadi Rp 4.080, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 19,92% menjadi Rp 15.350, dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) naik 20% menjadi Rp 6.450.

