IHSG Dibuka Melesat, Saham Prajogo Tetap masih Penopang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/5/2024), dibuka menguat dengan kenaikan 40 poin (0,55%) menjadi 7.357. Penguatan didukung kembali melesatnya saham emiten Prajogo Pangestu.
Penguatan indeks didukung kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar, sektur kesehatan, sektor keuangan, dan sektor infrasturktur. Sebaliknya saham sektor teknologi masih melempem.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) dan Smartfren (FREN) Mau Merger, Lelang Frekuensi Apa Kabar?
Saat IHSG dibuka melesat, saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) melesat Rp 18 (11,46%) menjadi Rp 175, PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) melesat Rp 14 (7,95%) menjadi Rp 190, dan PT Surya Biri Murni Acetylene Tbk (SBMA) menguat Rp 10 (6,76%) menjadi Rp 158.
Begitu juga dengan saham emiten Prajogo Pangestu ikut lanjutkan penguatan, yaitu saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik Rp 250 (2,09%) menjadi Rp 11.000, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik Rp 40 (2, 99%) menjadi Rp 1.480, dan PT Chandra Asri Paicific Tbk (TPIA) menguat Rp 100 (1,1%) menjadi Rp 9.200.
Sebaliknya saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) kembali anjlok menjadi Rp 89, PT Remala Abadi Tbk (DATA) anjlok menjadi Rp 310, dan PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) anjlok menjadi Rp 222.
Baca Juga
Bertumbuh Lampaui Estimasi, Target Saham Hermina (HEAL) Direvisi Naik
Akhir pekan lalu, bursa Wall Street ditutup melesat hingga ke level tertinggi baru sepanjang masa setelah Dow Jones melesat 0,34% ke 40.003. Begitu juga dengan S&P500 naik 0,12% dan Nasdaq sebaliknya turun 0,074%.
IHSG akhir pekan lalu ditutup melesat sebanyak 70,54 poin (0,97%) menjadi 7.317,24. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 866,61 miliar.
Net buy kembali tertuju pada saham bank, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 337,19 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 176,65 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 176,60 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 132,81 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 61,68 miliar.
Grafik IHSG

