IHSG Sesi I Rebound 0,38%, 8 Saham Cetak ARA Dimotori KOKA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (26/9/2025), ditutup rebound dengan kenaikan 30,46 poin (0,38%) menjadi 8.071. Rentang pergerakan indeks 8.035-8.090 dengan nilai transaksi Rp 9,35 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar sebanyak 1,97%, sektor energi 0,66%, sektor teknologi 0,73%, sektor infrastruktur 0,57%, konsumer non primer 0,82%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer dan properti.
Baca Juga
Di tengah rebound tersebut, saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 34,31% menjadi Rp 184, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik 25% menjadi Rp 580, PT Shield On Service Tbk (SOSS) naik 24,68% menjadi Rp 985, PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) naik 24,63% menjadi Rp 334, dan PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) naik 24,62% menjadi Rp 810.
ARA juga melanda saham PT Star Pacific Tbk (LPLI) sebanyak 24,62% menjadi Rp 810, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 19,92% menjadi Rp 15.350, dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) naik 20% menjadi Rp 6.450. Meski tak ARA, saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) melambung 26,67% menjadi Rp 95 dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sebanyak 22,84% menjadi Rp 570.
Kemarin, IHSG ditutup jatuh 85,9 poin (1,06%) menjadi 8.040 dengan nilai transaksi Rp 22,16 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1 triliun dengan penyumbang terbesar saham ANTM Rp 453,79 miliar, BBCA Rp 222,12 miliar, dan MDKA Rp 194,12 miliar.
Baca Juga
Penurunan tersebut dipicu pelemahan sejumlah saham big cap, seperti saham DSSA, EMAS, ANTM, BRPT, AMMN, MDKA, CMRY, PANI, BBRI, hingga TPIA. Koreksi juga dipicu kejatuhan sektor saham material dasar 3,03%, sektor industri 1,67%, sektor infrastruktur 1,09%, sektor transportasi 2,63%, dan sektor keuangan 0,28%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer non primer 1,75%, sektor properti 1,56%, dan sektor kesehatan 0,60%.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), saham ZATA melesat 35% menjadi Rp 81, RANC naik 25% menjadi Rp 650, FUTR naik 25% menjadi Rp 500, dan SHIP naik 25% menjadi Rp 5.375. ARA juga melanda saham KONI naik 24,76% menjadi Rp 1.965, FAST naik 24,73% menjadi Rp 464, RISE naik 24,66% menjadi Rp 2.780, dan PGUN kembali melesat 19,91% menjadi Rp 12.800.

