IHSG Sesi I Menguat 0,53%, Tujuh Saham Dimotori CDIA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (15/7/2025), ditutup menguat sebanyak 38,11 poin (0,53%) menjadi 7.178,58. Kenaikan disertai dengan peningkatan nilai transaksi menjadi Rp 7,93 triliun.
Penguatan tersebut ditopang mayorita sektor saham, seperti sektor transportasi 2,41%, sektor infrastruktur 1,68%, sektor energi 1,32%, sektor teknologi 0,87%, sektor keuangan 0,38%,sektor industry 0,49%, sektor konsumer non primer 0,33%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer.
Baca Juga
ARA sejak Listing, Tiga Saham Pendatang Baru Ini Terkena UMA
Di tengah penguatan tersebut, tujuh saham berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Chandra Daya Invesetasi Tbk (CDIA) naik 24,80% menjadi Rp 780, PT Indokripto Konin Semesta Tbk (COIN) naik 24,74% menjadi Rp 474, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) naik 24,79% menjadi Rp 755, dan PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) naik 24,86% menjadi Rp 452.
ARA juga dicatatkan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) sebanyak 24,76% menjadi Rp 655, PT Argo Pantes Tbk (ARGO) naik 25% menjadi Rp 1.125, dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) naik 24,79% menjadi Rp 2.920. Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PSAT, DNAR, dan NINE.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melesat 43,32 poin (0,61%) menjadi 7.140,47 dengan investor asing masih lanjutkan penjualan (net sell) Rp 326,14 miliar di seluruh pasar. Kenaikan ditopang penguatan saham sektor infrastruktur 5,36%, sektor property 1,33%, sektro keuangan 0,58%, sektor teknologi 0,90%, dan sektor material dasar 0,11%.
Sedangkan saham penopang utama penguatan indeks datang dari berlanjutnya kenaikan harga saham BREN sebanyak 6,51% menjadi Rp 7.775. Penguatan indeks juga ditopang saham auto reject atas (ARA) sejumlah saham berikut, yaitu CDIA naik 25% menjadi Rp 625, COIN naik 25% menjadi Rp 380, ARGO menguat 25% menjadi Rp 900, MERI sebanyak 24,83% menjadi Rp 362, BLOG naik 24,49% menjadi Rp 605, dan NCRA naik 24,41% menjadi Rp 525.

