Suspensi Saham Citra Nusantara (CGAS) Dicabut, Harga masih Melorot?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham dan waran PT Citra Nusantara Gemilang TBk (CGAS) mulai sesi I Jumat (16/2/20204).
Kemarin, perdagangan saham CGAS dihentikan sementara oleh bursa dipicu atas penurunan dalam saham ini selama beberapa hari terakhir.
“Perdagangan saham CGAS di pasar regular dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I hari ini,” tulis pengumuman BEI di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Melesat 175%, Citra Nusantara (CGAS) Jadi Saham Baru Tercuan
Saham Citra Nusantara (CGAS) sempat tercatat sebagai saham pendatang baru paling cuan di BEI sepanjang Januari 2024, namun kini saham ini anjlok hingga auto reject bawah (ARB) berhari-hari hingga berada di bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/2/2024), saham CGAS kembali anjlok menjadi Rp 150. Padahal saham ini sempat mencapai level penutupan tertinggi Rp 930.Dengan penutupan Rp 150, maka harga saham CGAS kini telah berada di bawah harga IPO senilai Rp 338 per saham.
Sebelumnya, saham CGAS tercatat sebagai saham pendatang baru dengan penguatan paling pesat setelah harganya melesat dari Rp 338 menjadi Rp 930 atau menguat sebanyak 175,14%. Saham CGAS listing perdana saham pada 8 Januari 2024.
Citra Nusantara (CGAS) merupakan perusahaan yang memfokuskan pada pengembangan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) di Indonesia melalui kegiatan usaha perdagangan dan distribusi gas alam.
Baca Juga
Kejar Market Share 30-40%, CGAS Yakin Target Penjualan RP 1 Triliun Bisa Dicapai
Perseroan mendistribusikan CNG dengan menggunakan moda transportasi ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas dengan tekanan gas yang stabil dan aman.
Citra Nusantara (CGAS) memproyeksikan penjualan bertumbuh menjadi Rp 1 triliun dalam lima tahun mendatang atau meningkat 4 kali lipat dibanding tahun 2023. “Perseroan memproyeksikan penjualan sebesar Rp 1 Triliun selama 5 tahun ke depan atau meningkat hampir 4 kali lipat dibandingkan tahun 2023. Sementara untuk laba bersih pada periode yang sama naik hingga 10x lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkap Direktur Utama PT Citra Nusantara, Andika Purwonugroho.

