Sempat Jadi Pendatang Baru Tercuan, Kini Saham Citra Nusantara (CGAS) ARB Berhari-hari
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sempat tercatat sebagai saham pendatang baru paling cuan di Bursa Efek Indoensia (BEI) sepanjang Januari 2024, namun kini saham ini anjlok hingga auto reject bawah (ARB) berhari-hari hingga berada di bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/1/2024), saham CGAS kembali mencatatkan koreksi hingga auto reject bawah (ARB) Rp 98 (24,87%) menjadi Rp 296. Dengan torehan tersebut, saham CGAS telah ARB dalam empat hari transaksi terakhir atau anjlok setelah mencapai level penutupan tertinggi Rp 930.
Baca Juga
Melesat 175%, Citra Nusantara (CGAS) Jadi Saham Baru Tercuan
Dengan harga penutupan Rp 296, makan harga saham CGAS kini telah berada di bawah harga IPO senilai Rp 338 per saham.
Sebelumnya, saham CGAS tercatat sebagai saham pendatang baru dengan penguatan paling pesat setelah harganya melesat dari Rp 338 menjadi Rp 930 atau menguat sebanyak 175,14%. Saham CGAS listing perdana saham pada 8 Januari 2024.
Citra Nusantara (CGAS) merupakan perusahaan yang memfokuskan pada pengembangan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) di Indonesia melalui kegiatan usaha perdagangan dan distribusi gas alam.
Baca Juga
Perseroan mendistribusikan CNG dengan menggunakan moda transportasi ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas dengan tekanan gas yang stabil dan aman.
Citra Nusantara (CGAS) memproyeksikan penjualan bertumbuh menjadi Rp 1 triliun dalam lima tahun mendatang atau meningkat 4 kali lipat dibanding tahun 2023. “Perseroan memproyeksikan penjualan sebesar Rp 1 Triliun selama 5 tahun ke depan atau meningkat hampir 4 kali lipat dibandingkan tahun 2023. Sementara untuk laba bersih pada periode yang sama naik hingga 10x lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkap Direktur Utama PT Citra Nusantara, Andika Purwonugroho.

