Sempat Jadi Saham Tercuan Pekan Lalu, Kini Saham Hotel Sahid (SHID) ARB
JAKARTA, investortrust.id – Usai Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan, saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) langsung terjerembab hingga auto reject bawah (ARB) pada sesi I Senin (15/1/2024).
Berdasarkan data BEI, saham SHID sempat dibuka melesat ke level Rp 2.420, dibandingkan harga sebelum suspensi Rp 2.380. Bahkan, saham SHID sempat mencapai level tertinggi hari ini Rp 2.460, namun beberapa menit usai pembukaan, saham SHID melorot hingga mencapai ARB.
Baca Juga
Daftar Top 10 Saham Tercuan, Hotel Sahid (SHID) Unggul dengan Kenaikan 142,86%
Sebelumnya perdagangan saham pengelola hotel ini disuspensi BEI pada Jumat pekan lalu dipicu atas lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, saham SHID menguat hingga mencapai 142,86% sepanjang pekan lalu dan tercatat sebagai saham paling cuan dalam sepekan.
Bahkan data BEI mengungkap bahwa saham SHID telah melambung dari level penutupan akhir 2023 Rp 650 menjadi Rp 2.380 atau melompat 266,15%. Saham SHID telah melesat hingga auto reject atas (ARA) dalam enam hari berturut-turut.
Terkait kinerja keuangan hingga kuartal III-2023, perseroan membukukan peningkatan pendapatan dari Rp 53,55 miliar menjadi Rp 85,34 miliar. Laba kotor meningkat dari Rp 33,69 miliar menjadi Rp 53,59 miliar.
Baca Juga
Operator Telko Gencar Ekspansi Luar Jawa, Saham Mitratel (MTEL) Top Picks
Perbaikan tersebut membuat total rugi usaha perseroan berkurang menjadi Rp 5,51 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 27,55 miliar. Rugi periode berjalan juga turun dari semula Rp 35,27 miliar menjadi Rp 15,80 miliar.
Lompatan harga tersebut berbanding terbalik dengan performa IHSG yang melorot sebanyak 1,49% menjadi 7.241,13 pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, dibandingkan posisi akhir pekan lalu level 7.350,61.

