Saham Hotel Sahid (SHID) Bergerak Bergantian dari ARA dan ARB, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) berbalik melesat hingga auto reject atas (ARA) setelah auto reject bawah (ARB) dalam dua hari berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham SHID berbalik melesat dengan kenaikan Rp 335 (25%) menjadi Rp 1.675. Padahl awal transaksi, saham SHID sempat anlok hingga ke level Rp 1.020.
Baca Juga
Daftar Top 10 Saham Tercuan, Hotel Sahid (SHID) Unggul dengan Kenaikan 142,86%
Data BEI juga mengungkap bahwa fluktuasi saham SHID telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Saham ini sempat melesat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 650 menjadi Rp 2.380 atau melesat 881% sebelum perdagangan sahamnya dihentikan pada 12 Januari 2024.
Namun usai suspensi saham SHID dicabut oleh BEI, saham SHID berbalik anjlok hingga ARB dalam dua hari berturut-turut dari Rp 2.380 menjadi Rp 1.340 pada penutupan perdangan saham kemarin.
Baca Juga
Sempat Jadi Saham Tercuan Pekan Lalu, Kini Saham Hotel Sahid (SHID) ARB
Terkait lompatan harga tersebut, manajemen SHID dalam penjelasan resminya di BEI menyebutkan bahwa, jajaran direksi dan komisaris perseroan tidak mengetahui serta tidak menerima informasi terkait penguatan harga saham SHID sepanjang 3-11 Januari 2024 hingga disuspensi BEI.
Manajemen SHID mengungkapkan, pergerakan tidak biasa saham SHID mulai terjadi sejak September 2023, yaitu saham SHID mendadak anjlok secara beruntun dari level Rp 3.400 pada 14 September 2023 menjadi Rp 630 pada 3 Januari 2024.

