Suspensi Dicabut, Saham Hotel Sahid (SHID) Bisa Diperdagangkan Kembali Besok
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi atau membuka kembali perdagangan saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), mulai sesi I pasar saham Selasa, (30/01/2024) besok.
Berdasarkan Pengumuman BEI yang ditandatangani oleh P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Zakky Ghufron dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari disebutkan, pencabutan suspensi saham SHID berlaku di pasar reguler dan pasar tunai perdagangan saham.
‘’Berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham SHID dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 30 Januari 2024,’’ tulis Zakky dan Pande sebagaimana pengumuman yang dikutip, Senin (29/01/2024).
Baca Juga
Pengendali TBIG Tambah Kepemilikan Saham lewat Transaksi Crossing Rp 2,3 Triliun
Sebagaimana diketahui, sebelumnya BEI menghentikan perdagangan atau suspensi saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), sejak sesi I pasar saham, Selasa (23/01/2024).
BEI dalam pengumuman yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari menyampaikan, suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).
“Suspensi sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” kata Yulianto Aji Sadono dan Pande Made Kusuma Ari dalam pengumuman yang dilansir Senin (22/01/2024) malam.
Berdasarkan data BEI, sepanjang perdagangan Senin (22/01/2024), saham SHID mengalami lompatan signifikan sebesar 10,20% ke level Rp 2.700 per saham.
Diketahui, saham ini mengalami fluktuasi yang tinggi sebulan terakhir, kerap naik tinggi lalu turun dalam bahkan menyentuh auto rejection atas (ARA) dan auto rejection bawah (ARB).
BEI juga sempat melakukan suspensi atas saham ini pada perdagangan 12 Januari 2024 dalam rangkan cooling down.
Baca Juga
Harga Terus Melesat, BEI Suspensi Saham Fortune Indonesia (FORU)
Terkait lompatan harga tersebut, Manajemen SHID dalam penjelasan resminya di BEI menyebutkan bahwa, jajaran direksi dan komisaris perseroan tidak mengetahui serta tidak menerima informasi terkait penguatan harga saham SHID sepanjang 3-11 Januari 2024 hingga disuspensi BEI.
Manajemen SHID mengungkapkan, pergerakan tidak biasa saham SHID mulai terjadi sejak September 2023, yaitu saham SHID mendadak anjlok secara beruntun dari level Rp 3.400 pada 14 September 2023 menjadi Rp 630 pada 3 Januari 2024.

