IHSG Dibuka Menguat, Saham ATIC, PYFA, KAEF, IRRA dan IMAS Pimpin Penguatan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 18,64 poin (0,26%) ke level 7.256,16 pada Sesi I perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan terakhir tahun ini, Rabu, (27/12/2023).
Hampir semua indeks sektoral mengalami penguatan diantaranya, indeks energy sebesar 0,54%, basic material 0,72%, indeks consumer non-cyclical menguat 0,16%, healthcare menguat 0,36%, kemudian indeks finansial naik 0,16%.
Selanjutnya, indeks infrastruktur menguat 0,85%, disusul indeks teknologi menguat 0,87%.
Sementara sektor yang mengalami pelemahan dipimpin oleh indeks properti dan real estate -0,17%, lalu indeks industrial -0,14%. adapun indeks consumer cyclical relatif stagnan.
Baca Juga
Tercatat sejumlah saham mengalami penguatan, diantaranya ATIC menguat 14,42%, kemudian PYFA menguat 10,60%, kemudian saham KAEF naik 7,54% dan saham IRRA menguat 10,13% serta IMAS menguat 5,17%.
Sedangkan pada jajaran saham yang mengalami penurunan tajam tampak pada saham KAYU- 24,85%, kemudian SONA -11,40%, saham RAJA -3,36%, kemudian saham TBMS turun -7,04% ,serta saham MCOL anjlok -1,36%.
Sebagai catatan sepanjang pekan lalu, IHSG bergerak di zona hijau, mengalami kenaikan sebesar 0,65% ke level 7.237,519 dari posisi 7.190,988 pada penutupan pekan sebelumnya.
Baca Juga
Kenaikan IHSG mendorong kapitalisasi pasar bursa naik sebesar 0,97% pada pekan lalu menjadi Rp 11,65 triliun dari Rp11,54 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian saham selama sepekan melemah 15,76% menjadi Rp 12,63 triliun dari Rp 14,99 triliun pada pekan sebelumnya.
P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Nurahmadi Primadi mengatakan, pelemahan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan sebesar 13,60% menjadi 1.094.283 kali transaksi dari 1.266.561 kali transaksi pada pekan sebelumnya.
,‘’Rata-rata volume transaksi harian saham mengalami penurunan sebesar 15,90% selama sepekan menjadi 25,19 miliar lembar saham dari 29,96 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,’’ imbuh Kautsar dalam review mingguan BEI, Jumat malam, (22/12/2023).
Adapun aktivitas investor asing, pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, mencatatkan nilai jual bersih Rp 68,8 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 9,06 triliun.

