IHSG Dibuka Mixed, Saham Sektor Farmasi Melesat Dipimpin KAEF
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2023), dibuka bergerak mixed dengan cenderung melemah. Hingga puku 09.13, IHSG turun 2 poin (0,03%) menjadi 7.117. Sedangkan saham-saham sektor farmasi mencatatkan lompatan harga.
Penurunan indeks dipengaruhi atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi, transportasi, dan sektor industri. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, sektor material dasar, dan sektor kesehatan.
Baca Juga
Di tengah pergerakan mixed, beberapa saham ini torehkan lompatan harga, seperti saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp 200 (15,81%) menjadi Rp 1.465, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) naik Rp 9 (13,64%) menjadi Rp 75, dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) naik Rp 90 (13,87%) menjadi Rp 775.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam adalah saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), dan PT Duta Pertiwi Nusantara tbk (DPNS).
IHSG kemarin ditutup anjlok 71,47 poin (0,99%) menjadi 7.119,52. Sedangkan pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 383,19 miliar.
Baca Juga
Analis: William Lepas Saham Tak Perlu Dikhawatirkan, Investor Fokus Pengembangan GOTO
Net buy terbanyak melanda ketiga saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 318,28 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 89,60 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 78,51 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup menguat dipimpin indeks Nasdaq dengan kenaikan 0,62%, indeks S&P500 menguat 0,45%, dan sisanya Dow Jones naik tipis 0,86 poin.

