Permintaan China Melesat, Saham Indah Kiat (INKP) Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menjadi pilihan teratas untuk saham sektor bubur kertas dan kertas (pulp & paper). Hal ini didukung peningkatan pengapalan produk perseroan hingga September 2023 dan tren kenaikan permintaan global.
Tim riset RHB Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa total volume pengapalan kertas global menunjukkan konsistensi pertumbuhan selama tiga bulan terakhir. Kenaikan tersebut didukung pertumbuhan permintaan dari Tiongkok.
Baca Juga
“Kami memperkirakan inventory bleached hardwood kraft (BHK) pulp kemungkinan naik 2 hari, tetapi rata-rata tetap bertahan dalam rata-rata 40 hari untuk periode November-Desember 2023,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Terkait peningkatan permintaan, dia mengatakan, dipicu atas tingkat peningkatan permintaan dalam beberapa bulan terakhir di China. Kenaikan tersebut membuat jumlah hari inventori BHK dan bleached softwood kraft (BSK) turun masing-masing menjadi 40 dan 38 hari atau terendah sejak Mei 2023.
Baca Juga
IHSG Dibuka Terbang, Saham UANG, NATO, dan HELI Naik Lebih Pesat
RHB Sekuritas menyebutkan bahwa China menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi. Hal ini ditunjukkan kenaikan data PDB pada kuartal III-2023 dan berlanjutnya stimulus ekonomi dari pemerintah. “Kami memperkirakan kuatnya pemulihan ekonomi China akan mendorong peningkatan permintaan kertas pada kuartal IV-2023 hingga tahun 2024,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham INKP dengan target harga Rp 22.975. Sedangkan kemarin, saham INKP ditutup di level Rp 8.625.
Sumber: RHB Sekuritas

