IHSG Ditutup Rebound 0,85%, Sejumlah Sahal Lapis Tiga Terbang Dipimpin RMKO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/9/2025), ditutup naik sebanyak 65,51 poin (0,85%) menjadi 7.801 usai dua hari beruntun dilanda penurunan tajam. Pergerakannya dalam rentang 7.736-7.842 dengan nilai transaksi Rp 14,90 triliun dengan kenaikan tertinggi dicatatkan saham lapis tiga.
Penguatan ini didukung kenaikan seluruh sektor saham, tertinggi dicatatkan saham material dasar 4,03% didukung kenaikan saham emiten tambang emas. Saham properti menguat 2,92%, sektor transportasi naik 2,26%, sektor energi menguat 1,81%, sektor industri naik 1,70%, sektor konsumer primer naik 1,26%, dan sektor teknologi naik 1,29%.
Baca Juga
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham lapis tiga ini cetak penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) melesat 34,29% menjadi Rp 141, PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) naik 34,33% menjadi Rp 90, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) naik 34,36% menjadi Rp 145, dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) sebanyak 33,93% menjadi Rp 75, dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 33,33% menjadi Rp 72.
Penguatan juga hingga ARA juga melanda saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) sebanyak 24,86% menjadi Rp 442, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) naik 24,70% menjadi Rp 1.035, PT Shield On Service Tbk (SOSS) sebanyak 24,54% menjadi Rp 1.015, PT Wahana Iterfood Nusantara Tbk (COCO) naik 24,35% menjadi Rp 715, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 24,65% menjadi Rp 885.
Sebaliknya penurunan melanda saham MIRA 9,88% menjadi Rp 73, DEFI turun 9,70% menjadi Rp 428, MENN turun 8,70% menjadi Rp 63, KONI melemah 8,64% menjadi Rp 2.220, KMTR turun 7,92% menjadi Rp 326, dan IKBI melemah 5,04% menjadi Rp 565.
Kemarin, IHSG tergerus sebanyak 94,42 poin (1,21%) menjadi 7.736,07 dengan nilai transaksi Rp 20,44 triliun. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,15 triliun, penyumbang terbesar BBCA Rp 1,60 triliun, BMRI Rp 734,97 miliar, dan BBRI Rp 110,22 miliar.
Baca Juga
Sejumlah Saham Ini Diprediksi Prospektif di Semester II-2025, Meski Outflow Dana Asing Membayangi
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,16%, sektor transportasi 2,19%, sektor infrastruktur 1,98%, sektor konsumer primer 1,34%, sektor energi 1,32%, sektor keuangan 1,62%, dan sektor konsumer non primer 0,63%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri 1,58% dan sektor kesehatan 0,64%.
Meski IHSG anjlok, enam saham masih berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO naik 34,57% menjadi Rp 218, SLIS naik 34,38% menjadi Rp 86, WOWS melesat 34,07% menjadi Rp 122. Selanjutnya, PGUN naik 25% menjadi Rp 3.850, SONA naik 24,87% menjadi Rp 4.720, dan SOSS naik 24,43% menjadi Rp 815.

