Rights PIK2 (PANI) Diperdagangkan, Simak Kembali Target Harganya
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 segera mendapatkan tambahan lahan seluas 1.565 hektare setelah menuntaskan penerbitan saham baru (rights issue) bernilai Rp 10,5 triliun. Saat ini, perdagangan rights PANI sedang berlangsung sejak 5-12 Desember 2023.
Lalu, bagaiman prospek saham PANI usai menuntaskan rights issue ini? Berdasarkan data saham PANI ditransaksi di bawah harga rights issue Rp 5.000 dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, pada penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PANI bertengger di Rp 4.450.
Baca Juga
Pantai Indah Kapuk (PANI) Tetapkan Harga Rights Issue Rp 5.000 per Saham
Stockbit Sekuritas dalam anlisa sebelumnya menyebutkan bahwa paska akuisisi lahan seluas 1.569 hektare, proyeksi NAV perseroan meningkat menjadi Rp 219 triliun. Harga ini mengasumsikan rata-rata harga jual lahan sekitar Rp 29-51 juta per meter persegi, land direct cost senilai Rp 1,7 juta per meter persegi, dan 60% net seleable area.
“Kami menilai bahwa dengan diskon 60% terhadap NAV sebagai angka wajar, maka valuasi saham PANI berkisar Rp 88 triliun. Dengan angka tersebut terbuka potensi penguatan saham PANI ke depan, dibandingkan posisi saat ini baru mencapai Rp 60 triliun” terangnya.
Dengan demikian masih terbuka peluang penguatan harga saham PANI hingga 46%, dibandingkan dengan posisi penutupan harga saham PANI sesi I hari ini level Rp 4.450.
Baca Juga
Tak hanya itu, analisa itu mengungkap bahwa dengan harga saham PANI berada di bawah harga tebus rights issue, terbuka peluang seluruh saham baru yang diterbitkan bakal diserap pengendali yang juga bertindak sebagai standby buyer. Dengan demikian, persentase saham yang dikuasai pengendali semakin besar.
Sementara itu, Trimegah Sekuritas menginisiasi riset saham PIK2 (PANI) merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 6.620.
“Kami merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 6.620. Target tersebut merepresentasikan diskon 45% terhadap perkiraan NAV perseroan tahun 2024,” tulis analis Trimegah Sekuritas Alberto Jonas Kusuma dan Kharel Devin Fielim dalam riset terakhirnya.
Rekomendasi beli tersebut mempertimbangkan bahwa valuasi saham PANI lebih premium, dibandingkan dengan emiten properti lainnya. Target tersebut juga mempertimbangkan lokasi strategis cadangan lahan perseroan berdekatan dengan bandar Soekarno Hatta dan pesatnya aktivitas komersial di kawasan pengembangan perseoran.
Perseroan juga menunjukkan outlook pertumbuhan penjualan properti dan laba mengesankan ke depan. Tren peningkatan harga jual lahan properti perseroan didukung sejumlah pengembangan yang tengah direalisasikan di PIK2.
Baca Juga
Cadangan Devisa November 2023 Naik Jadi US$ 138,1 Miliar, BI Ungkap Penopang
Selain itu, dia mengatkan, PANI kemungkinan masih merealisasikan akuisisi lahan lagi dengan target menciptakan cadangan lahan seluas 6.000 ha ke depan. “Usai rights issue ke dua, perseroan kemungkinan melanjutkan penjajakan akuissi lahan selanjutnya dengan potensi sebanyak 850 ha,” terangnya.
Trimegah Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih perseoran menjadi Rp 398 miliar tahun 2023 dan menjadi Rp 495 miliar pada 2024, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 288 miliar. Penjualan perseroan juga diperkirakan naik menjadi Rp 2,1 triliun tahun 2023 dan menjadi Rp 5,25 triliun pada 2024.

