Ikuti Jejak Ferrari, Volkswagen Terima Pembayaran Menggunakan Aset Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Distributor resmi merek Volkswagen, Škoda dan CUPRA, Volkswagen Group Singapore (VGS) menggandeng FOMO Pay, untuk menyediakan akses pembayaran menggunakan aset kripto. Termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), USDT, USDC dan lainnya.
Dilansir dari BeInCrypto, Sabtu (16/8/2025) aksi itu dipercaya akan menjadi terobosan penting dalam mendorong adopsi aset kripto kian besar. Mengingat langkah yang dilakukan Volkswagen Group Singapore menambah panjang deret perusahaan otomotif yang kini memperbolehkan transaksi pembayaran menggunakan kripto.
Sebelumnya produsen mobil sport mewah, Ferrari sudah mengumumkan lebih dulu bahwa pihaknya telah menerima pembayaran dalam bentuk mata uang kripto di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Ferrari mulai menerima pembayaran dengan kripto setelah mendapat permintaan dari pelanggan super kaya.
Enrico Galliera, Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari, mengatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai tanggapan terhadap permintaan dari pasar dan dealer karena banyak klien mereka telah berinvestasi dalam kripto.
"Beberapa di antaranya adalah investor muda yang telah membangun kekayaan mereka di sekitar cryptocurrency. Ada juga investor yang lebih tradisional, yang ingin diversifikasi portofolio mereka," katanya dalam wawancara dengan Reuters, Sabtu (14/10/2023).
Sebagai catatan, inovasi berani yang dilakukan Volkswagen Group Singapore bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, data terbaru menunjukkan sekitar 26% penduduk di Singapura sudah memiliki aset digital. Menjadikannya sebagai ceruk pasar yang menarik untuk ekspansi perusahaan.
Baca Juga
Harga Bitcoin Sempat Tembus US$ 124.000, Pasar Kripto Masuki Babak Baru
Direktur Pelaksana Volkswagen Group Singapore, Kurt Leitner menjelaskan, saat ini banyak konsumen yang merupakan penduduk asli digital.
“Mereka mengharapkan kecepatan dan kemudahan di semua titik kontak. Termasuk cara mereka membayar. Kemitraan perusahaan dengan FOMO Pay sejalan dengan visi kami yang lebih luas untuk menghadirkan pengalaman premium yang mendapatkan dukungan dari teknologi juga inovasi,” ujarnya.
Baca Juga
Komisi Sekuritas dan Bursa AS Perluas Akses Ritel ke Investasi Kripto
Dalam prosesnya, Volkswagen Group Singapore akan memanfaatkan infrastruktur pembayaran milik FOMO Pay. Melalui skema tersebut, perusahaan lanjut Leitner mendukung pembayaran dengan mata uang kripto untuk sebagian pembayaran dari pembelian kendaraan baru, serta layanan purnajual.
Seluruh transaksi bakal terproses secara aman dan berjalan berdasarkan kepatuhan, transparansi serta nilai tukar real-time pada saat transaksi.
Kepala Pembayaran Digital FOMO Pay Rose Wang menambahkan, seiring terus berkembangnya Singapura menjadi pusat keuangan yang cerdas, pihaknya percaya diri bahwa aset digital akan memainkan peran penting dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. “Kami berkomitmen menyediakan rangkaian lengkap solusi pembayaran. Mulai dari mata uang digital hingga mata uang fiat untuk memberdayakan bisnis dan meningkatkan pengalaman pengguna,” pungkas Wang.

