Alihkan Saham Treasury, Salim Ivomas (SIMP) Pilih Cara Berikut
JAKARTA, Investortrust.id – PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) berencana mengalihkan sebanyak 315 juta saham treasury melalui mekanisme pengurangan modal ditempatkan dan disetor penuh. Aksi tersebut akan dilaksanakan setelah mendapatkan persertujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Baca Juga
Tujuh Hari Listing, Barito Renewable (BREN) Sukses Salip Market Cap Sejumlah Emiten Besar Ini
“Perseroan dengan ini menyampaikan rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali sebanyak 315 juta lembar saham dengan cara pengurangan modal ditempatkan dan disetor perseroan,” tulis Corsec Salim Ivomas Meyke Ayuningrum dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/10/2023).
Berdasarkan data registrasi pemegang saham perseroan hingga September 2023 terungkap bahwa Indo Agri Resources Ltd bertindak sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 72%, disusul PT Indofood Sukses sebanyak 6,55%, PT Bina Makna sebanyak 0,31%, masyarakat sebanyak 17,85%, dan saham treasury 1,99%.
Hingga semester I-2023, perseroan mencatatkan penurunan laba bersih inti menjadi Rp 237 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 889. Begitu juga dengan pendapatan perseroan turun dari Rp 8,07 triliun menjadi Rp 7,60 triliun.
Baca Juga
Lima Alasan yang Bikin Prospek Saham Indofood (INDF) Kian Gurih
Dengan dilakukannya pengalihan saham treasury melalui mekanisme pengurangan modal ditempatkan dan disetor penuh, maka total saham beredar perseroan akan berkurang ke depan.
Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/10/2023), saham SIMP ditutup menguat Rp 4 (1,03%) menjadi Rp 392. Saham perusahaan Salim Grup ini bergerak dalam rentang Rp 388-392.

