IHSG Mencoba Resitance 7.800 Hari Ini, Empat Saham Dipimpin WIFI Dijagokan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/7/2025), diproyeksikan lanjutkan penguatan hingga mencapai resistance 7.800. Empat saham pilihan terdiri atas WIFI, MBMA, MEDC, dan BRMS.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa peluang berlanjutnya kenaikan indeks didukung keberhasilan naik tipis kemarin. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi rilis kinerja keuangan emiten kuartal II dan potensi pengumuman Fed Fund Rate pekan ini.
Baca Juga
Laju IHSG juga akan dipengaruhi pergerakan bursa saham Wall Street yang melemah semalam, yaitu Dow Jones turun 0,46%, indeks S&P500 turun 0,30%, dan Nasdaq turun 0,38%. Sebaliknya bursa saham Eropa ditutup mayoritas naik.
Di tengah peluang penguatan indeks menuju resistance 7.800, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli empat saham berikut, yaitu saham WIFI dengan target harga Rp 3.040-3.200, MBMA dengan target harga Rp 555-585, MEDC direkomendasikan buy on weakness (BoB) target harga Rp 1.435-1.500, dan BRMS dengan target harga Rp 500-510.
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 3,14 poin (0,04%) menjadi 7.617,91 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 420,74 miliar. Net sell terbanyak BBCA Rp 562,95 miliar, BMRI Rp 105,55 miliar, dan ICBP senilai Rp 56,02 miliar.
Baca Juga
Kemenko Perekonomian Sampaikan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi 5,4% di Semester II-2025
Terkait kenaikan tipis indeks kemarin akibat berbalik melemahnya saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) dari sebelumnya ARA level Rp 25.800 di sesi I menjadi anjlok 12,56% ke Rp 18.800 pada penutupan. Sedangkan sektor saham penopang IHSG datang dari sektor material dasar 1,75%, sektor energi 1,02%, sektor teknologi 1,30%, sektor konsumer primer 0,72%, sektor kesehatan 0,85%, dan sektor property 0,56%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 1,49% dan sektor transportasi 1%.
Meski IHSG naik tipis, sejumlah saham justru torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SWID melesat 35% menjadi Rp 81, RUIS melesat 34,76% menjadi Rp 252, PGLI naik 34,75% menjadi Rp 190, JARR sebanyak 25% menjadi Rp 545, dan MLPT sebanyak 20% menjadi Rp 38.850.

