IHSG Berpeluang Menuju 8.300, Tiga Saham Dipimpin PSAB Dijagokan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/2/2026), diproyeksikan lanjutkan penguatan menguji resistance 8.306. Tiga saham pilihan direkomendasikan beli hari ini adalah ELSA, LEAD, dan PSAB.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji resistance 8.306. Sentimen tetap konstruktif, seiring respons positif pasar terhadap agenda pemerintah dan rencana BEI membuka shareholder concentration list untuk meningkatkan transparansi pasar.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penurunan tipis indeks saham Dow Jones, Nasdaq, hingga S&P500 kemarin. Adapun mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat kemarin.
Baca Juga
Pefindo Nilai Dampak Outlook Negatif Moody’s ke Yield SBN Relatif Terbatas
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ELSA dengan target harga Rp 795-830, LEAD dengan target harga Rp 186-206, dan PSAB dengan target harga Rp 570-590.
Kemarin, IHSGditutup melambung sebanyak 159 poin (1,96%) menjadi 8.290,97, namun net sell saham masih berlanjut dipimpin saham BBCA Rp 626,20 miliar, BUMI Rp 584,36 miliar, DEWA senilai Rp 129,67 miliar, BMRI mencapai Rp 102,62 miliar, dan CDIA sebanyak Rp 64,85 miliar.
Kenaikan didorong oleh membaiknya sentimen investor pasca pertemuan Prabowo Subianto dengan para konglomerat, langkah reformasi dan komunikasi aktif Bursa Efek Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan, rilis kinerja emiten, faktor teknikal, serta penguatan rupiah terhadap dolar AS.
Baca Juga
Reformasi Free Float 15%, Kiwoom Soroti Kualitas Transisi dan Mekanisme Pasar
Lompatan indeks ditopang penguatan saham konglomerasi, seperti saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu PTRO, BRPT, CUAN, hingga BREN. Saham emiten konglo Happy Hapsoro, yaitu MINA, PSKT, RATU, hingga RAJA.
Adapun sektor saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda, sektor energi naik 5,95%, consumer primer 5,34%, industry 3,92%, infrastruktur 3,85%, material dasar 3%, dan sektor property 1,52%. Sebaliknya sektor bank turu 0,49%.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham berikut melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PIPA melesat 34,93% menjadi Rp 197, PADI naik 34,88% menjadi Rp 116, IFSH menguat 25% menjadi Rp 1.975, GMTD menguat 25% menjadi Rp 2.650, MINA naik 24,79% menjadi Rp 302, PSKT naik 24,27% menjadi Rp 256, RATU sebanyak 19,90% menjadi Rp 6.175, dan PTRO menguat 19,60% menjadi Rp 7.150.
