IHSG Berpeluang Kembali Cetak Rekor, Tiga Saham Dipimpin KETR Dijagokan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/11/2025), berpotensi lanjutkan penguatan menuju resistance 8.600, namun peluang profit taking tetap perlu diwaspadai. Tiga saham direkomendasikan beli hari ini adalah MDKA, AMRT, dan KETR.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan tren kenaikan menuju resistance 8.600, namun potensi aksi taking profit jangka pendek tetap perlu diantisipasi. Pergerakan indeks juga dipengaruhi rilis data PPI dan retail sales AS sebagai acuan arah kebijakan suku bunga berikutnya.
Laju indeks juga akan dipengaruhi penguatan bursa saham AS, seperti kenaikan Dow Jones 0,44%, S&P500 menguat 1,55%, dan Nasdaq melesat 2,69%. Kenaikan juga melanda sebagian besar bursa saham Eropa.
Baca Juga
Pemerintah Mau Bagikan Tanah untuk 1 Juta Masyarakat Miskin Ekstrem
Di tengah peluang berlanjutnya kenaikan indeks, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MDKA dengan target harga Rp 2.390-2.550, AMRT dengan target harga Rp 1.950-2.010, dan KETR dengan target harga Rp 615-670.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 155,9 poin (1,85%) menuju level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.570,2. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) jumbo mencapai Rp 3,15 triliun. Net buy terbesar dicatatkan saham BRMS Rp 1,18 triliun, BREN Rp 544,67 miliar, dan BMRI Rp 535,17 miliar.
Lompatan IHSG hari ini didukung penguatan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan turun tipis 0,10%. Kenaikan tertinggi ditorehkan saham sektor properti 3,94%, sektor infrastruktur 2,36%, konsumer primer naik 2,54%, sektor industri naik 2,25%, sektor energi naik 2,33%, sektor keuangan 1,14%, sektor material dasar 1,05%, dan sektor teknologi 0,86%.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Kembangkan Turbin Gas Hydrogen-Ready Senilai US$ 150 Juta
Adapun saham dengan kenaikan terpesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DOOH menguat 34,57% menjadi Rp 218, DGNS melesat 34,48% menjadi Rp 195, dan BMHS menguat 34,52% menjadi Rp 226.
ARA juga melanda saham INET naik 25% menjadi Rp 675, PKPK naik 25% menjadi Rp 850, saham BOGA naik 25% menjadi Rp 1.050, SOTS naik 24,87% menjadi Rp 24,87% menjadi Rp 482, ARKO naik 24,81% menjadi Rp 3.320, JSPT menguat 24,85% menjadi Rp 4.220, BUKK menguat 24,68% menjadi Rp 2.400, SSTM naik 24,71% menjadi Rp 1.085, dan RISE melesat 19,91% menjadi Rp 14.000.

