Wall Street Dilanda Profit Taking, Cek Rekomendasi Saham BRIS, CTRA, DOID, dan TOWR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,44% ke 7.220 kemarin, di sisi lain, bursa Wall Street di Amerika Serikat dilanda profit taking pada penutupan perdagangan Rabu (20/12/2023) waktu setempat.
Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Bank Syariah Indonesia (BRIS), Ciputra Development (CTRA), Delta Dunia Makmur (DOID), dan Sarana Menara Nusantara (TOWR).
Baca Juga
“IHSG menguat ke 7.220 kemarin dengan masih didominasi munculnya volume pembelian, dan penguatannya telah mengenai target minimal yang kami berikan di 7.237. Dengan tertembusnya 7.215 sebagai resistance-nya, maka saat ini posisi IHSG membentuk wave (v) dari wave [i], yang berarti berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji rentang area berikutnya di 7.262-7.291. Cermati akan adanya gap yang berada pada rentang 7.187-7.196 sebagai area koreksi terdekatnya,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (21/12/2023).
Level support IHSG diperkirakan 7.092, kemudian 7.045. Sedangkan resistance: 7.237, 7.252.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
BRIS - Buy on Weakness
Harga saham BRIS menguat 2,9% ke Rp 1.755 kemarin, disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave 1, hal tersebut berarti pergerakan BRIS masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 1.705-1.745
Target price: Rp 1.780, Rp 1.835
Stop loss: di bawah Rp 1.670.
CTRA - Buy on Weakness
Harga saham CTRA terkoreksi 0,9% ke Rp 1.130 kemarin, dan masih didominasi oleh volume penjualan, koreksi dari CTRA pun menembus moving average 20 hari (MA20). Saat ini, posisi CTRA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga CTRA mash rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 1.105-1.130
Target price: Rp 1.185, Rp 1.220
Stop loss: di bawah Rp 1.005.
DOID - Spec Buy
Harga saham DOID menguat 1,1% ke Rp 356 kemarin, dan disertai oleh peningkatan volume pembelian, namun penguatan DOID tertahan oleh MA20. Selama masih mampu berada di atas Rp 336 sebagai stop loss-nya, maka posisi DOID saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Spec buy: Rp 346-354
Target price: Rp 376, Rp 398
Stop loss: di bawah Rp 336.
Baca Juga
Wall Street Dilanda Aksi Ambil Untung, Dow Jones Anjlok 470 Poin
TOWR - Buy on Weakness
Harga saham TOWR menguat 1% ke Rp 980 kemarin, dan masih disertai oleh volume pembelian, namun penguatan TOWR masih tertahan MA200. Selama TOWR masih mampu berada di atas Rp 945 sebagai stop loss-nya, maka posisi TOWR saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].
Buy on weakness: Rp 960-980
Target price: Rp 1.020, Rp 1.050
Stop loss: di bawah Rp 945.
(Disclaimer on)

