Top! IHSG Kembali ATH, Saham NIKL dan DGNS ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indoensia (BEI), Kamis (14/3/2024), kembali lanjutkan penguatan sebanyak 12,11 poin (0,16%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 7.433,32. Pergerakannya berada dalam rentang 7.380,65-7.454,5 dengan nilai transaksi Rp 11,73 triliun.
Penguatan tersebut didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 2,54%, sektor industry 1,25%, sektor teknologi 0,64%, sektor consumer non primer 0,52%, sektor properti 0,21%, dan sektor kesehatan 0,16%.
Baca Juga
Kinerja Cinema XXI (CNMA) Diprediksi Tumbuh, Bagaimana dengan Prospek Sahamnya?
Sebaliknya koreksi melanda sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor material dasar 1%, sektor keuangan 0,30%, sektor transportasi 0,56%, sektor infrastruktur 0,12%, dan sektor consumer primer 0,04%.
Di tengah pencapaian level tertinggi baru IHSG, kedua saham ini bertahan melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp 86 (25%) menjadi Rp 430 dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) melesat Rp 72 (24,66%) menjadi Rp 364.
Penguatan juga melanda saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 19 (20,65%) menjadi Rp 111, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik Rp 64 (17,78%) menjadi Rp 424, dan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) melesat Rp 26 (13,68%) menjadi Rp 216.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas Proyeksikan Yield SBN 10 Tahun Capai 6,7%
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDG).
Kemarin, IHSG ditutup melesat 39,3 poin (0,53%) ke level tertinggi baru (all timie high/ATH) 7,421,21. Pemodal asing (net buy) membukukan pembelian bersih jumbo capai Rp 6,98 triliun di seluruh pasar.

