Dividen Sunindo (SUNI) Naik 354% Ditopang Melejitnya Kinerja, Pabrik Baru Siap Jalan
JAKARTA, Investortrust.id - PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI), emiten penunjang industri minyak dan gas bumi (migas) utamanya seamless pipes/oil country tubular goods (OCTG) tubing, membagikan dividen sebesar Rp 50 miliar atau sebesar 24,35% dari laba bersih 2024 yang tercatat Rp 205,1 miliar. Jumlah dividen tersebut meningkat signifikan 354% dari tahun lalu sebesar Rp 11 miliar.
Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Sunindo Tahun Buku 2024 di Artotel Gelora Senayan Jakarta, Kamis (12/6/2025).
"Perseroan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham," kata Direktur Utama PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) Willy Chandra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/6/2025).
Pada RUPST ini, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp 1 miliar disisihkan dan dibukukan sebagai dana cadangan dan Rp 154 miliar sebagai laba ditahan.
RUPS juga menyoroti hasil kinerja keuangan dan operasional SUNI yang positif pada 2024. Laba bersih pada 2024 sebesar Rp 205,1 miliar meningkat sebesar 103,6% (year on year/yoy) dari 2023.
Baca Juga
Tuntaskan Pabrik Kedua di Batam, Sunindo (SUNI) kembali Siapkan Investasi Ini
Adapun laba bersih SUNI pada kuartal IV 2025 melampaui target (revisi) dengan pencapaian sebesar 102,7%. Pada semester II 2024, SUNI merevisi target pencapaian 2024 karena pencapaian laba pada semester I 2024 telah melampaui target tahunan awal.
SUNI berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,047 triliun pada kuartal 2024 atau meningkat 37,3% yoy dibandingkan periode yang sama 2023 dan telah mencapai target pendapatan perseroan sepanjang 2024 sebesar 105,3%.
Peningkatan pendapatan usaha tersebut seiring pertumbuhan volume penjualan OCTG tubing dan casing yang masing-masing naik sebesar 40,2% yoy dan 21,4% yoy.
Sementara pada periode kuartal I 2025 SUNI membukukan laba bersih sebesar Rp 66 miliar atau naik 100% (yoy) dari kuartal I 2024. Peningkatan laba yang signifikan tersebut terutama didorong pendapatan yang meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih pada kuartal I 2025 ini mencapai 31% dari target laba bersih sepanjang 2025. "Dengan pencapaian yang baik di kuartal I 2025, SUNI berharap dapat memenuhi target yang telah ditetapkan tahun 2025," kata dia.
SUNI berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 314 miliar pada kuartal I 2025 atau meningkat 93% dibandingkan periode sama 2024 dan telah mencapai target pendapatan tahun ini sebesar 28%. Peningkatan pendapatan usaha tersebut seiring petumbuhan volume penjualan OCTG.
Selain itu SUNI terus fokus pada penyelesaian pabrik barunya pada 2025 ini yang diharapkan beroperasi secara komersial pada 2026. Direktur Keuangan PT Sunindo Pratama Tbk Freddy Soejandy menyatakan bahwa perseroan telah melampaui target awal laba bersih pada kuartal I 2025 ini dengan pencapaian 31% dari target laba bersih perseroan sepanjang 2025.
Baca Juga
SUNI "Panaskan" Mesin! Laba Melejit, Pabrik Baru Dibangun, Tender Migas Direbut
”Perseroan pada kuartal pertama ini telah mengeluarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 56 miliar untuk merampungkan pembangunan pabrik ke-2 PT Rainbow Tubular Manufacture (RTM) di Batam dari total rencana capex yang akan dikeluarkan tahun ini sebesar Rp175 miliar,” tutup Freddy.
Berikut jadwal pembayaran dividen SUNI:
• Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 20 Juni 2025
• Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 23 Juni 2025
• Cum dividen di pasar tunai: 24 Juni 2025
• Recording date daftar pemegang saham yang berhak atas dividen: 24 Juni 2025
• Ex dividen di pasar tunai: 25 Juni 2025
• Pembayaran dividen: 16 Juli 2025

